Pengguna iPhone lebih muda dan kaya ketimbang Android?
Merdeka.com - Mitos-mitos mengenai pengguna gadget iPhone dan Android sejak lama berkembang di masyarakat. Tidak terkecuali yang satu ini: pengguna iPhone lebih kaya dari Android. Apakah hal tersebut benar? Lembaga penelitian comScore punya jawabannya.
Aktivitas mobile media tengah meningkat tajam di seluruh dunia. Dengan semakin menjamurnya gadget iOS dan Android, penikmat aplikasi di iOS App Store dan Google Play Store pun kian bertambah. Peningkatan yang cukup signifikan terjadi di Amerika, di mana penggunaan aplikasi mobile meroket hingga 52 persen ketimbang tahun lalu.
Dikutip dari Tech Radar (21/08), comScore melaporkan bila lebih dari satu per tiga dari seluruh pengguna smartphone di Amerika mengunduh setidaknya 1 aplikasi per bulan. Bahkan, rata-rata pengguna men-download hingga tiga aplikasi. Dari data comScore juga diketahui bila 75 persen pengguna tidak pernah absen menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut selama sebulan penuh.
Menariknya, pengguna iPhone mengakses aplikasi di gadget mereka lebih lama dari pada pengguna smartphone Android, hingga 9 jam. Terlepas dari jumlah smartphone Android yang lebih banyak ketimbang iPhone.
Lebih jauh, rata-rata penghasilan pengguna iPhone di Amerika tercatat mencapai USD 85.000 atau hampir mencapai Rp 100 juta per bulan. Sedangkan, pengguna Android hanya mampu meraup gaji 40 persen lebih rendah dari pengguna iPhone. Uniknya, 43 persen pemakai iPhone 'masih' berumur 18-34 tahun.
Pengguna Android pun kalah muda, karena hanya 39 persen saja dari mereka yang berusia 18 - 34 tahun. Hal yang sama terjadi pada pengguna iPad. Tak kurang dari 57 persen pengguna tablet Apple berumur kurang dari 45 tahun. Sementara, pemilik tablet Android yang berusia di bawah 45 tahun hanya 53 persen.
Apakah hal yang sama juga berlaku di Indonesia? (mdk/bbo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya