Pengguna internet paling takut dengan ancaman hacking
Merdeka.com - Pengguna internet saat ini ternyata lebih takut dengan serangan berbentuk hacking daripada aksi pelacakan aktivitas online.
Seperti dilansir BGR (20/12), kebanyakan pengguna internet masih lebih takut jika hacker mengakses informasi pribadi mereka daripada kegiatan pelacakan data yang sudah jamak dilakukan pengiklan berbayar di internet.
Padahal hampir setiap tindakan yang Anda lakukan saat online dipantau oleh pengiklan, dari produk yang Anda beli hingga link apa saja yang Anda klik. Jenis pelacakan ini biasanya dilakukan oleh penyedia iklan yang dibuat khusus untuk setiap pengguna, seperti Pandora.
Berdasarkan data yang dikutip AllThingsD dari berbagai hasil survei, terungkap data yang mana 75 persen responden mengatakan bahwa mereka khawatir pada ancaman hacking, namun hanya 54 persen responden yang memiliki kekhawatiran akan aksi pengiklan yang melacak setiap gerakan mereka.
Selain itu, 15 persen responden mengatakan peringkat privasi pemerintah sebagai kekhawatiran atas keamanan mereka.
Ancaman hacking seperti seseorang secara sengaja mengakses ke akun email-nya dengan membobol passwordnya masih menjadi ancaman yang paling ditakuti di 2013 ini. (mdk/dzm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya