Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengguna handphone makin tinggi, belanja iklan mobile makin gurih

Pengguna handphone makin tinggi, belanja iklan mobile makin gurih Managing Director Platform Omnicom Media Group. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Penetrasi pengguna handphone di Indonesia setiap tahun tumbuh signifikan. Bahkan diprediksi melebihi jumlah penduduk negeri ini. Menurut Aswin Regawa, Managing Director Platform Omnicom Media Group, mengatakan bahwa saat ini jumlah pengguna handphone di Indonesia sebanyak 125 persen.

"Artinya pengguna handphone di Indonesia sudah mencapai 280 juta lebih pengguna. Ini tentu saja jika melihat data dari pemerintah jumlah handphone lebih besar daripada total penduduk Indonesia sekitar 255 juta penduduk. Jadi masyarakat Indonesia itu punya 2 handphone atau lebih," ujarnya kepada Merdeka.com di Jakarta, Rabu (23/9).

Dirinya pun mengatakan untuk smartphone saat ini penetrasinya mencapai 37 persen dari 255 juta penduduk Indonesia. Mayoritas, untuk daya beli masyarakatnya masih tetap di kota-kota besar, karena masih memiliki daya beli yang kuat.

"Terlebih smartphone China yang harganya lebih terjangkau sehingga membuat penyebarannya lebih merata," katanya.

Sementara itu, dengan jumlah penetrasi mobile yang begitu signifikan, tentu saja berimbas terhadap prediksi belanja iklan di mobile yang akan terus tumbuh dari tahun ke tahun.

"Berdasarkan data tahun ini secara global diperkirakan belanja iklan di mobile total 25 miliar dollar, diperkirakan 4 tahun depan sekitar 70 juta miliar dolar," ujarnya.

"Di Indonesia, berdasarkan data e marketer, tahun ini belanja iklan kisaran Rp 40-60 miliar diperkirakan akan melompat menjadi Rp 120 - 130 miliar tahun depan," tambahnya.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP