Pengadilan menyarankan Samsung dan Apple berdamai
Merdeka.com - Seperti yang dijadwalkan dari persidangan pertama yang mempertemukan Apple dan Samsung, sidang tahap dua akhirnya dilangsungkan.
Dalam persidangan tersebut, dua vendor raksasa ini membawa bukti dan daftar tuntutan masing-masing. Seperti yang diketahui, dalam persidangan sebelumnya, Apple keluar sebagai pemenang dan pihak pengadilan memutuskan agar Samsung membayar ganti rugi pelanggaran hak cipta sebesar USD 1 miliar lebih.
Di persidangan kedua yang masih dipimpin oleh Lucy Koh tersebut, Apple dan Samsung juga membawa segudang 'amunisi' dan akan saling menyerang. Dari semua bukti dan daftar yang dibawa keduanya, Koh mengaku sungguh kerepotan karena tuntutan yang disodorkan sangat kompleks.
Tidak seperti yang mungkin diperkirakan pihak Samsung atau Apple, seperti yang dilansir Mmail (07/12), Koh menyarankan agar keduanya berdamai untuk kepentingan bersama dan apabila damai tersebut tercapai maka konsumen juga akan diuntungkan.
Tentu saja, ucapan Koh tersebut membuat seisi ruang sidang tertawa. Dengan cepat Koh akhirnya menjelaskan kenapa dia menyarankan hal tersebut.
"Saya tidak bercanda. Saya berfikir bahwa jalan damai adalah jalan terbaik untuk semua. Apabila ada ganjalan, mungkin pengadilan dapat membantu untuk menjebataninya, bukan sebagai pihak untuk pengambil keputusan yang akhirnya merugikan semua pihak. Saya berfikir hal ini dapat membawa dampak yang cukup baik bagi konsumen atau juga dunia bisnis mobile," jelas Koh seperti yang dikutip Gizmodo (07/12).
Dari saran yang diberikan Koh tersebut, pihak Samsung menanggapi dengan tenang dan mengisaratkan sedia berdamai dengan Apple. Sayangnya, pihak Apple justru kurang begitu senang akan hal itu. Berita perdamaian dua perusahaan besar ini langsung menjadi trending di berbagai situs online dan mengatakan bahwa saran Koh tersebut sangat bagus. (mdk/das)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya