Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penelitian: Punya otak besar tak mesti pintar

Penelitian: Punya otak besar tak mesti pintar Ilustrasi otak manusia. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejak lama, orang beranggapan bila memiliki kepala dan otak besar identik dengan kecerdasan di atas rata-rata. Namun, penelitian Universitas Vienna baru-baru ini membuktikan bila anggapan itu salah.

Tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Universitas Vienna melakukan eksperimen berupa tes IQ terhadap 8.000 orang. Dari pengamatan hasil tes IQ, terungkap bila hubungan antara kecerdasan dengan ukuran otak sangat kecil, baik pada anak-anak dan orang dewasa, atau pada pria dan wanita.

"Hasil penelitian menunjukkan bila volume otak hanya berperan kecil dalam peningkatan kecerdasan otak pada manusia," kata Jakob Pietsching dari Universitas Vienna, Daily Mail (15/10).

Lebih lanjut, menurut ilmuwan, faktor yang berperan penting dalam tingkat kecerdasan manusia adalah struktur otak, bukan ukurannya. Semakin kompleks dan padat susunan saraf manusia, dikatakan semakin cerdas dirinya.

Hasil penelitian ini sesuai dengan fakta di mana pria rata-rata memiliki otak lebih besar dari wanita. Namun, pada tes IQ, tidak ditemukan perbedaan kecerdasan signifikan antara pria dan wanita.

Selain itu, hal ini juga menjelaskan mengapa paus sperma yang memiliki otak berkali-kali lipat lebih besar dari milik manusia mempunyai kecerdasan yang rendah. Jadi, otak besar belum tentu membuat makhluk hidup cerdas dan lebih superior dari makhluk hidup lain.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP