Pemerintahan Trump Dilaporkan Akan Blacklist Perusahaan Tiongkok yang Hobi 'Copy Cat'
Merdeka.com - Perusahaan Tiongkok kerap dianggap melanggar paten soal hak kekayaan intelektual, dan kali ini, Pemerintah Amerika Serikat menanggapinya serius.
Melansir laporan dari Washington Post, penasihat Gedung Putih Peter Navarro sedang menjajaki perintah eksklusif dari Presiden Trump yang akan memasukkan deretan perusahan Tiongkok di daftar entitas perdagangan jika mereka kerap melanggar hak cipta dan paten dari perusahaan AS.
Jadi, perusahaan teknologi Tiongkok yang kerap melakukan 'copy cat' dari desain smartphone atau fitur perangkat lunak, dapat diblacklist untuk melakukan bisnis dengan AS, layaknya yang pernah diterima Huawei beberapa bulan lalu.
Hal ini dikarenakan pelanggaran hak kekayaan intelektual ini, terutama dalam hal software, dapat menimbulkan ancaman keamanan nasional.
Penyalahgunaan Kekuasaan?
Jika perintah semacam ini benar-benar dilakukan, hal ini dikhawatirkan banyak pihak akan jadi sebuah bentuk pengalahgunaan kekuasaan. Hal ini dikarenakan tidak jelas tingkat pelanggaran apa yang harus dilakukan agar sebuah perusahaan benar-benar ter-blacklist.
Jika koridor pencekalannya tidak ada, akan ada pergolakan antara perusahaan dan juga pemerintah AS dalam pemblokiran yang berbasis hal yang tak masuk akal. Seperti kecurigaan AS atas pemata-mataan Tiongkok lewat gadget Huawei.
Pelanggaran hak cipta semacam ini seringkali memang adalah ranah meja hijau, bukan pemerintah. Pelaku pencurian hak cipta pun biasanya hanya membayar denda. Namun dengan adanya perintah eksklusif dari Trump ini, meski diputusi tak bersalah dan telah didenda, sebuah perusahaan yang mereka anggap copy cat, meski tidak, akan diblacklist.
Bukan Soal Ekonomi
Tidak seperti yang diasumsikan bahwa pencurian ide atau hak kekayaan intelektual adalah soal ancaman ekonomi dari Tiongkok, adanya daftar entitas perdagangan dimaksudkan pemerintah AS untuk mengatasi ancaman keamanan siber.
Padahal dilaporkan sebelumnya oleh WaPo bahwa proteksi terhadap hak keayaan intelektual di AS memiliki kemajuan yang baik, sehingga adanya daftar entitas perdagangan ini benar-benar langkah yang keras.
Meski demikian, dilaporkan banyak sekali produk teknologi yang merupakan hasil 'pelanggaran' yang memang tidak dijual di pasar AS agar tetap bisa berdagang komponen atau pasokan lain dari AS.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya