Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah butuh akses satelit sendiri setelah 2019

Pemerintah butuh akses satelit sendiri setelah 2019 Ilustrasi satelit. © www.stephouse.net

Merdeka.com - Pemerintah menegaskan adanya kebutuhan satelit untuk mendukung akses broadband hingga ke desa di seluruh Indonesia di 2019. Saat ini infrastruktur utama pemerintah untuk akses broadband itu menggunakan jaringan kabel serat optik (FO) yang dibangun lewat proyek Palapa Ring.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, mengatakan satelit ini dibutuhkan supaya pemerintah memiliki jaringan sendiri. Kebutuhan ini diharapkan bisa dipenuhi tak jauh dari target pemerintah menyediakan akses broadband ke seluruh Indonesia pada 2019. Sementara ini pemerintah fokus di proyek Palapa Ring.

"Pengadaan satelit bisa menggunakan model proyek Palapa Ring. Namun, pemerintah belum memutuskan satelit ini dibangun sendiri atau sewa transponder dari operator satelit lain. Kami cari model yang efisien," kata Rudiantara, usai hadiri Selular Award 2016 di Jakarta, Rabu (25/5) malam.

Kata dia, satelit ini nantinya prioritas untuk pemerintah, tapi bisa juga untuk industri. "Tidak bisa untuk consumer langsung," lanjut Menkominfo.

Soal slot orbit satelit tersebut, menteri mengaku pemerintah punya slot orbit satelit cadangan yang bisa digunakan. Pemerintah hanya perlu menotifikasi ke International Telecommunication Union (ITU).

"Bukan masalah slot orbit saja, tapi ground station di bumi. Seperti harus lihat diameter berapa besar," kata dia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tidak bisa memutuskan program sendiri. Karena seluruh program kementerian kini harus dilaporkan dan dikelola oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, supaya lebih berkoordinasi. (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP