Pemanfaatan frekuensi Flexi oleh Telkomsel akan sulit
Merdeka.com - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menilai niat operator seluler Telkomsel yang akan memanfaatkan pita frekuensi milik Telkom Flexi sulit dilaksanakan karena terkendala negosiasi dengan Indosat.
"Karena di pita 850 MHz, antara seluler Indosat dengan FWA StarOne sudah berdampingan, sedangkan Flexi terletak di sebelah kiri StarOne, sehingga bila ingin contigeous, maka pita Indosat harus geser dan itu sudah pasti ditolak oleh anak usaha Ooredoo tersebut," kata Nonot Harsono selaku Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).
Sedangkan bila tetap pada kondisi seperti saat ini, maka dengan lebar hanya 0,75 MHz, Telkomsel tidak bisa memanfaatkan secara optimal pita frekuensi Flexi.
Seperti diketahui, Dirut Telkomsel Alex Sinaga berencana memanfaatkan pita milik Flexi di 850 MHz untuk 3G dan Long Term Evolution (LTE). Selain pita milik Flexi, Telkomsel juga mengincar pita operator lainnya di frekuensi tersebut yang tak maksimal digunakan.
Terkait dengan pita frekuensi 850 MHz, Nonot menilai keempat operator atau layanan itu akan dilebur jadi satu perusahaan, sedangkan perhitungan sahamnya akan ditentukan kemudian melalui koordinasi semua operator dengan fasilitator regulator.
"Penentuan dan hitung-hitungan saham itu lah yang akan lama dilakukan, karena masing-masing pasti ingin menjadi yang dominan," tuturnya.
Sementara itu, Presdir Indosat Alexander Rusli sejak awal tidak mendukung dengan konsolidasi di pita 850 MHz karena pita yang saat ini dipakai StarOne akan dimanfaatkan untuk layanan lainnya. "Nggak harus untuk CDMA kok," katanya. (mdk/dzm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya