Peluncuran BlackBerry Q5 'sia-sia'
Merdeka.com - Dalam sebuah acara BlackBerry Live 2013 kemarin, BlackBerry meluncurkan ponsel terbarunya yaitu Q5.
Dikutip dari Ubergizmo (14/5), BlackBerry Q5 adalah ponsel murah yang digarap perusahaan asal Kanada tersebut untuk menembak pasar kelas bawah.
Akan tetapi beberapa analis menilai bahwa peluncuran Q5 terkesan sia-sia dan tidak berguna. Pasalnya dalam acara tersebut, BlackBerry juga mengumumkan bahwa layanan BlackBerry Messenger akan dapat diakses melalui perangkat Android dan iOS.
Hal ini merupakan langkah besar dan berat yang diambil oleh BlackBerry. Dengan menawarkan BlackBerry ke perangkat lain, sama saja bunuh diri. Beberapa orang bahkan akan berpikiran bahwa membeli Android lebih mudah dan murah ketimbang membeli BlackBerry yang mahal.
Meski Q5 menawarkan harga murah, bukan berarti pangsa pasar akan lebih memilih BlackBerry. Kemungkinan pasar akan lebih berpihak kepada Android yang terkenal perangkat yang fleksibel.
Nah, menurut Anda, apakah masa depan BlackBerry Q5 akan cerah? atau sebaliknya?
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya