Pejabat negara di Inggris dilarang bawa iPad
Merdeka.com - Tablet bukanlah gadget asing yang digunakan anggota parlemen dan PM Inggris saat melakukan rapat bersama. Namun, nampaknya penggunaan gadget satu ini akan coba dihentikan dalam waktu dekat di negara tersebut.
Seperti yang dilansir The Verge (3/11), beberapa harian lokal menyebutkan bahwa iPad dan tablet lainnya telah dilarang pemerintah untuk digunakan dalam rapat tertutup. Selain itu, gadget tersebut juga tidak boleh digunakan saat para pejabat ini melakukan pembicaraan dengan topik sensitif.
Diberitakan Daily Mail, hal ini pertama kali terlihat saat tim keamanan mengamankan beberapa iPad yang digunakan saat presentasi di rapat kabinet minggu lalu. Disebutkan, hal ini mungkin dilakukan guna menghindari upaya penyadapan oleh pihak asing.
The Telegraph dan The Independent sendiri memperkirakan bahwa kemungkinan seperti di atas bisa saja berasal dari China, Iran, Rusia, atau Pakistan. Namun, belum ada bukti terhadap tuduhan bawha negara-negara ini memang menyadap Inggris.
Isu penyadapan di tingkat pemerintahan sendiri akhir-akhir ini memang memanas. Tidak hanya NSA yang dimiliki Amerika Serikat saja, ternyata terbongkar banyak negara yang menyadap komunikasi negara lain.
Indonesia salah satunya, dilaporkan komunikasi kenegaraan Indonesia disadap oleh Australia. Hal ini tentunya menimbulkan polemik lantaran kedua negara ini bertetangga. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya