Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegiat startup sebut 1000 technopreneur bukan suatu yang mustahil

Pegiat startup sebut 1000 technopreneur bukan suatu yang mustahil Ilustrasi Startup. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Co-founder & Managing Partner, Northstar Group, Patrick Walujo, mengatakan jika target pemerintah soal 1000 technopreneur digital pada tahun 2020 bukanlah sesumbar belaka. Pasalnya, kata dia, dengan populasi penduduk Indonesia yang banyak, hal itu bukanlah suatu yang mustahil.

"Sangat possible dan mungkin sekali. Karena populasi di Indonesia besar, masa sih gak bisa dengan target tersebut," jelasnya saat ditemui di acara Echelon Indonesia 2016, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (06/04).

Patrick juga berujar, Indonesia telah memiliki model banyak startup yang sukses. Model startup yang sukses itu, tentu saja akan memacu tumbuhnya perusahaan rintisan teknologi yang baru.

"Kedua itu, sudah ada perusahaan startup yang sukses seperti Gojek, Bukalapak, dan Tokopedia, artinya ini bisa memacu tumbuhnya startup baru," imbuhnya.

Konsep yang didengungkan oleh pemerintah, dikatakannya, sangat didukung oleh berbagai pihak, salah satunya KADIN.

"KADIN itu juga kan pro inovasi dan pro karya anak bangsa. Jadi akan mendukung rencana pemerintah itu," jelasnya yang juga sebagai Kepala Badan Teknologi Start Up, KADIN.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), ingin menciptakan 1000 technopreneur sampai tahun 2020. Artinya, untuk mencapai itu paling tidak harus ada 200 technopreneur baru muncul setiap tahunnya. Diprediksikan, untuk mencetak 1000 technopreneur, dibutuhkan dana sekitar USD6-7 juta setiap tahunnya. Dana tersebut, berasal dari 'saweran' berbagai pihak, termasuk pemerintah.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP