Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasar software RI tahun ini capai USD 200 juta

Pasar software RI tahun ini capai USD 200 juta Ilustrasi teknologi. ©Shutterstock/nopporn

Merdeka.com - Pasar software di Indonesia tahun ini diprediksi mencapai USD 200 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun tahun ini, jauh lebih kecil dibandingkan pasar hardware yang mencapai USD 4 miliar.

Ketua Asosiasi Peranti Lunak Indonesia (Aspiluki) Richard Kartawidjaya mengungkapkan dari nilai tersebut, porsi lokal masih sangat kecil.

"Namun, meski dari sisi nilai investasi kecil, dari sisi penggunaan, software lokal open source masih mendominasi, terutama untuk segmen usaha kecil menengah (UKM)," ujarnya kepada merdeka.com belum lama ini.

Menurut dia, pemerintah sudah sangat aktif memberdayakan software lokal sehingga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Richard mengungkapkan produk lokal belum bisa berbicara di tingkat korporasi besar dan hanya bisa berbicara di segmen UKM dan perusahaan kecil.

Kendala pembajakan, tambah Richard, masih menjadi kendala bagi software lokal maupun asing untuk bisa memberikan layanannya di Indonesia.

"Biasanya UKM hanya membeli satu lisensi, kemudian menyebar ke UKM lain dengan cukup mengkopinya. Bila bukan software asli, sebenarnya dukungan pengembangannya kurang, jadi rugi sendiri," tambahnya.

Aspiluki juga mendorong tumbuhnya aplikasi mobile lokal dan saat ini sudah banyak konten lokal yang sebenarnya berkualitas internasional. (mdk/dzm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP