PANDI apresiasi program satu juta domain .ID pemerintah
Merdeka.com - Beberapa waktu yang lalu, Menkominfo Rudiantara mengatakan akan mencanangkan program khusus, terkait memperluas penggunaan domain .id dengan mengalokasikan dana Rp 50 miliar untuk program satu juta nama domain .id. Rencananya ini pun diapresiasi oleh berbagai pihak, salah satunya Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).
Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, mengapresiasi niat pemerintah itu. Meski begitu, dirinya juga mengharapkan jika tidak hanya penggunaan nama domain lokal saja yang diperhatikan. Melainkan juga ekosistem dari jalur hostingnya yang penting untuk dibangun.
"Percuma juga, kalau menggunakan nama domain .id tapi hostingnya tetap keluar. Maka dari itu, baiknya pemerintah juga sosialisasikan mengenai hostingnya, agar berputar hanya di Indonesia sehingga cepat untuk ketika diakses," jelasnya di Jakarta, (22/04).
Saat ini, penggunaan domain .id mencapai 130 ribu alamat, dimana empat bulan tahun 2015 ini mencapai pertumbuhan rata-rata 20 ribu alamat.
"Di tahun 2015 ini, Pandi menargetkan ada sekitar 250 domain .id yang akan digunakan," tegasnya.
Hal yang senada diungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Semuel Pangerapan.
"Bagus dong, kalo situs dalam negeri pake domain .ID. Saya melihatnya ini sebagai upaya marketing mempromosikan penggunaan domain .ID dan itu salah satu tanggung jawab Menteri sebagai penanggung jawab ccTLD (country code top level domain)," jelasnya di suatu kesempatan ketika ditemui Merdeka.com.
Adapun berikut harga domain lokal yang dikelola oleh PANDI. Harga dasar Rp 50.000/tahun untuk my.id, biz.id, web.id, or.id, harga dasar Rp 100.000/tahun untuk .co.id, .net.id, dan harga Dasar Rp 500.000/tahun untuk apapun.id.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya