Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pakai jam tangan pintar ini, kulit bisa jadi 'layar sentuh'

Pakai jam tangan pintar ini, kulit bisa jadi 'layar sentuh' Teknologi smartwatch baru. ©2016 Universitas Carnegie Mellon

Merdeka.com - Salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh pengguna smartwatch atau jam tangan pintar adalah layar yang kecil. Rata-rata layar smartwatch tidak sampai 3 inci, otomatis, jari-jari tangan besar pasti sulit mengoperasikannya.

Nah, untuk mengatasi masalah itu, ilmuwan dari universitas Carnegie Mellon mengembangkan smartwatch cerdas yang dapat mengubah kulit jadi perpanjangan layar smartwatch itu sendiri. Seperti yang terlihat di video berikut ini.

Ya, berubahnya kulit menjadi layar sentuh bisa terjadi setelah tim ilmuwan menambahkan teknologi cincin pemancar sinyal elektromagnetik dan penerima sinyal yang ada di gelang smartwatch. Ketika pengguna menggerakkan jari yang sudah terpasangi cincin, maka si smartwatch akan menganggapnya sebagai gerakan jari pada layar.

Meski teknologi smartwatch baru ini belum akan meluncur ke pasar dalam waktu dekat, tim ilmuwan universitas Carnegie Mellon berharap bila di masa depan teknologi ini dapat membuat smartwatch tidak kalah dengan smartphone.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP