OTT lokal akan dibantu pemerintah, Jongla: Mari bersaing!
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, bakal mendorong pemain Over The Top (OTT) lokal untuk bekerjasama dengan operator telekomunikasi. Hal ini bertujuan agar OTT lokal juga bisa berkembang.
Rencananya akan ada empat sampai lima OTT lokal yang akan diajak duduk bareng bersama operator telekomunikasi untuk membahas model bisnis baru. Maklum, treatment-nya pun harus berbeda dengan OTT global yang sudah mapan.
Mendengar rencana pemerintah itu, Business Development Director Jongla Ltd, Henry Pohan Simangunsong tak mempermasalahkan persaingan dengan OTT lokal. Baginya, dengan persaingan sehat akan semakin baik dan semakin memacu untuk berkembang.
"Akan semakin bagus jika ada persaingan ya. Tapi yang jelas nantinya harus fair dalam kompetisi," ujarnya saat berkunjung ke kantor Merdeka.com, Jakarta, (10/06).
Jongla merupakan aplikasi pesan instan asal Finlandia yang baru tahun lalu meramaikan pasar OTT tanah air. Persaingan pasar OTT tanah air yang makin sengit tidak membuatnya gentar.
Jongla mengklaim aplikasinya mampu memberikan pengalaman baru bagi pengguna dengan memberikan keunggulan kecepatan pengiriman pesan dan stiker berupa gambar bergerak.
"Kami targetkan dua tahun ke depan bisa menduduki tiga besar di Indonesia," singkatnya.
Hingga saat ini, kata Henry, jumlah pengguna aktif Jongla di Indonesia sudah mencapai 100 ribu lebih. Sayangnya, ia tidak menjelaskan berapa target jumlah pengguna aktif di dua tahun ke depan. Akankah Jongla bisa merebut hati orang Indonesia? Kita tunggu perkembangannya!
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya