Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Oppo F3 Plus dipesan 13 ribu unit dalam seminggu

Oppo F3 Plus dipesan 13 ribu unit dalam seminggu Oppo F3 Plus. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa minggu lalu, OPPO F3 Plus resmi meluncur ke pasar Indonesia. Boleh dibilang baru diluncurkan, animo masyarakat terhadap produk barunya ini diklaim antusias. Hal itu, kata pihak OPPO, terlihat dari banyaknya respon masyarakat yang berbondong-bondong memesan F3 Plus.

Menurut Alinna Wen, Brand Manager OPPO Indonesia, sebanyak 13 ribu unit F3 Plus secara nasional yang dipesan hanya dalam jangka waktu delapan hari. Pre order itu dimulai sejak 23 Maret sampai dengan 31 Maret 2017. Dari jumlah 13 ribu unit itu, terdapat lima kota yang berkontribusi besar terhadap pemesanan F3 Plus. Lima kota tersebut di antaranya Jakarta, Bekasi, Surabaya, Bandung, dan Tangerang.

"Respon baik terhadap penjualan ini mengindikasikan bahwa pesan OPPO sebagai 'Selfie Expert' semakin terekam di sebagian besar konsumen Indonesia sebagai pilihan smartphone untuk selfie," kata Alinna dalam keterangan resminya, Selasa (4/4).

Dijelaskannya, OPPO selalu konsisten untuk mengedepankan kamera sebagai senjata utama. F3 Plus ini saja menawarkan keunggulan pada kamera depan ganda, dimana satu kamera beresolusi 16 megapixel untuk mengambil selfie sementara kamera kedua beresolusi 8 megapixel dengan sudut lebar 120° untuk mengambil group selfie.

F3 Plus juga dilengkapi perangkat keras yang mumpuni, prosesor octa-core snapdragon 653, 4GB Ram dan 64 GB Internal yang masih dapat diekspansi hingga 256GB. F3 Plus hadir dengan warna emas dan menyusul kemudian dengan varian warna hitam. Harganya pun hanya dibanderol dengan Rp 6,5 juta.

Perebutan Market Share

Tak berelebihan jika OPPO diistilahkan sebagai kuda hitam. Pasalnya, dalam waktu singkat mampu bersaing dengan kompetitor yang sudah ada terlebih dahulu. Jika menilik data dari IDC pada kuartal ketiga tahun 2016, produsen smartphone asal Tiongkok ini meraih posisi kedua market share membayangi Samsung.

Riset IDC itu menunjukan bahwa OPPO memiliki market share 16,7 persen. Sementara Samsung yang menjadi nomor wahid, 32,2 persen. Masih jauh memang untuk ‘menumbangkan’ Samsung. Namun yang perlu diingat adalah industri teknologi sangat dinamis. Semua bisa saja terjadi.

Kendati begitu, OPPO tak ingin sesumbar maupun menargetkan muluk-muluk menjadi nomor wahid melengserkan Samsung. Mereka hanya berharap, lini produk mereka disukai masyarakat Indonesia.

"Gak akan bisa diprediksian dan memang bukan tujuan dari OPPO, tujuan utama OPPO adalah perangkat-perangkatnya disukai oleh penggunanya di tanah air dan menjadi top of mind konsumen terhadap smartphone kamera terbaik," kata Media Engagement OPPO Indonesia, Aryo Meidianto saat dikonfirmasi Merdeka.com secara terpisah.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP