Oukitel K6000 usung baterai jumbo 6000mAh anti meledak!
Merdeka.com - Vendor smartphone asal China, Oukitel baru saja merilis smartphone terbaru mereka yang cukup fenomenal, K6000. Mengapa fenomenal? Jawabannya terletak pada baterai kapasitas jumbo yang dimilikinya.
Ya, salah satu fitur andalan Uokitel K6000 adalah baterai berkapasitas 6000mAh berjenis Lithium Polymer atau biasa disingkat Li-Poly. Berdasarkan sebuah video yang baru diunggah Uokitel Mobile di YouTube, terlihat keunggulan baterai Li-Poly dibanding Lithium Ion (Li-ion) yang banyak dipakai saat ini.
Dalam video itu, baterai Li-Poly dan Li-ion dipanggang dengan suhu hampir mencapai 1000 derajat Celsius. Tujuannya untuk mengetahui daya tahan dan seberapa aman baterai itu saat dipakai di smartphone.

Hasilnya pun menakjubkan, baterai Li-Poly 6000mAh milik Uokitel K6000 mampu bertahan selama 27 detik sebelum akhirnya rusak, dan tanpa ledakan. Di sisi lain, baterai Li-ion hanya sanggup bertahan 13 detik sebelum akhirnya meledak hebat.

Baterai Li-Poly dan Li-Ion setelah dipanggang
Lebih lanjut, menurut Phone Arena, baterai K6000 juga bisa menghisap daya listrik lebih cepat. Dengan charge sekitar 5 menit saja, Oikutel K6000 sudah bisa dipakai untuk menelepon di jaringan 2G selama 2 jam! Bahkan, pengguna juga bisa menggunakan Oikutel K6000 sebagai powerbank untuk gadget lain dengan fitur 'reverse-charging'-nya.
Sementara itu, Gizmo China mengungkapkan bila K6000 bisa terus hidup selama 10 hari dengan satu kali charge jika dijalankan dengan mode 'battery-saving'.
Sayangnya, belum ada informasi lain seputar spesifikasi Uokitel K6000 yang diungkap ke publik. Mungkin kita bisa melihat smartphone ini dalam beberapa minggu ke depan.
Berikut video uji daya tahan baterai K6000 tersebut.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya