Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nokia ternyata pernah 'paksa' karyawannya kerja di kontrakan

Nokia ternyata pernah 'paksa' karyawannya kerja di kontrakan Nokia. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Berjaya di tahun 90-an, Nokia mulai terseok-seok di milenium baru lantaran gempuran smartphone. Hal ini pun sempat membuat mereka terpaksa melucuti beberapa asetnya termasuk kantor pusat.

Tepat pada 2012 lalu, Nokia memang mengalami kesulitan finansial akibat tak mampu bersaing dengan iPhone maupun smartphone Android. Guna menghindari defisit keuangan, mereka pun menjual kantor utamanya di Espoo, Helsinski, Finlandia.

Namun, yang unik dari hal ini, meskipun mereka berhasil menjual kantor ini, nyatanya Nokia tak pernah sekalipun beranjak dari sana. Mereka tetap menempati kantor ini dengan cara 'ngontrak' kepada pemilik baru atas nama Exilion.

Memang, demi mengurangi pengeluaran, Nokia merasa bahwa menyewa kantor lebih murah daripada memilikinya. Oleh karena itu, kantor yang selama ini mereka miliki kemudian mereka jual ke Exilion dengan harga EUR 170 juta (Senilai Rp 2,1 triliun kala itu).

Dikutip dari The Verge, angka 170 juta Euro yang dihasilkan Nokia dari penjualan ini masih di bawah sejumlah perkiraan awal tentang jumlah uang yang bisa dihasilkan dari menjual kantor. Meski begitu, dalam keterangan persnya, CFO Nokia Timo Ihamuotila menyatakan puas dengan penjualan tersebut. Hal ini diperkirakan terkait juga dengan diizinkannya Nokia tetap beroperasi di gedung tersebut walau telah menjualnya.

Sayangnya, sepertinya cara mengontrak kantor ini juga tak bisa menyelamatkan mereka dari jurang keterpurukan. Hingga dibeli Microsoft senilai USD 7,2 miliar saat ini, Nokia belum menunjukkan perbaikan kesehatan bisnisnya.

Disadur ulang dari: Bokek, Nokia terpaksa jual markas utamanya

TekStory menarik lainnya:Bigfoot awalnya disebut dengan nama JackoAnggap tiru nama iPod, Apple gagal gugat produk DOPiMengapa produk Apple harus berawalan huruf 'i'?Karyawan-karyawan di YouTube rela bekerja tanpa gajiIde awal pembuatan YouTube terispirasi dari payudaraDari sebuah garasi, YouTube berkantor di atas restoran PizzaKantor pertama YouTube adalah sebuah garasi (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP