Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nilai Belanja Aplikasi Mobile di Hari Natal Capai USD 407 Juta

Nilai Belanja Aplikasi Mobile di Hari Natal Capai USD 407 Juta Ilustrasi smartphone. ©Shutterstock/Denys Prykhodov

Merdeka.com - Sensor Tower melaporkan nilai belanja aplikasi mobile saat Hari Natal mencapai USD 407 juta. Angka ini mewakili pertumbuhan tahunan 34,5 persen pada periode 1 hingga 27 Desember 2020 dari sekitar USD 303 juta pada periode yang sama tahun 2019.

Stephanie Chan, Mobile Insights Strategist Sensor Tower mengungkapkan game mobile mengalami pertumbuhan 27 persen dari 232,4 juta saat Natal 2019 menjadi USD 295,6 juta pada tahun ini.

"Honor of Kings dari Tencent menjadi pemimpin kategori game dengan nilai belanja senilai USD 10,7 juta. Itu berarti kenaikan 205,7 persen dari USD 3,5 juta pada periode yang sama tahun 2019," ungkap Stephanie.

Dilanjutkannya, kategori yang meraih pendapatan terbesar di luar kategori game di App Store dan Google Play adalah Hiburan.

"Pengguna menghabiskan USD 112 juta untuk aplikasi mobile selain gim pada Natal 2020, naik 59 persen dari USD 70,5 juta pada tahun sebelumnya," jelasnya.

Sebelumnya Sensor Tower merilis laporan game mobile dengan pemasukan tertinggi sepanjang tahun 2020 yang mencapai USD 1 miliar atau lebih. Menurut analisis perusahaan riset pasar aplikasi mobile itu, PUBG berada di puncak daftar game mobile dengan pemasukan USD 2,6 miliar.

"PUBG Mobile, dikombinasikan dengan judul versi China, Game For Peace, menjadi game mobile penghasil pendapatan nomor 1 secara global di App Store dan Google Play pada tahun 2020," ujar Craig Chapple Mobile Insights Strategist, EMEA dikutip dari keterangan Sensor Tower, Sabtu (19/12).

Pemasukan USD 2,6 miliar tersebut merepresentasikan sekitar 64,3 persen kenaikan dibandingkan dengan tahun 2019.

"Honor of Kings, sementara itu, telah meraup hampir USD 2,5 miliar, naik 42,8 persen dari tahun sebelumnya," tutur Craig lebih lanjut.

Sementara di peringkat ketiga Pokémon GO mengumpulkan USD 1,2 miliar hingga saat ini, naik 31,5 persen daripada tahun 2019.

"Pokemon GO diuntungkan dari serangkaian pembaruan untuk membantu pemain terus bermain di tengah pandemi Covid-19 global dan lockdown," kata Craig.

Lalu posisi keempat ditempati oleh Coin Master dari Moon Active, yang menghasilkan USD 1,1 miliar. Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat daripada tahun lalu.

"Judul ini telah berkembang pesat sejak awal 2019, dengan November 2020 sebagai bulan terbaiknya, ketika game itu meraih hampir USD 118 juta pada bulan tersebut," tutur Craig.

Melengkapi daftar ini, Roblox dari Roblox Corporation meraih pendapatan USD 1,1 miliar.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Mochamad Wahyu Hidayat

(mdk/faz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP