Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngaku nabi, pria ini klaim asteroid jatuh picu kiamat September ini

Ngaku nabi, pria ini klaim asteroid jatuh picu kiamat September ini Asteroid. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan antariksa Amerika, Nasa, terpaksa buka suara setelah klaim kiamat muncul dari seorang 'nabi' yang meresahkan publik. Kiamat itu dikatakan terjadi akibat asteroid raksasa yang bakal menimpa Bumi di menjelang akhir tahun ini.

Efrain Rodriguez, seorang pendeta yang mengklaim dirinya nabi, memulai desas-desus kiamat itu di tahun 2010 saat dia menulis surat pemberitahuan kiamat pada Nasa. Dalam suratnya, Pendeta Rodriguez berujar bila dia mendapat wahyu dari Tuhan yang mengatakan bila sebuah asteroid akan muncul tiba-tiba di radar Nasa.

"Surat untuk Nasa, ... sebuah meteor akan jatuh di Puerto Rico," tulis Pendeta Rodriguez.

Ya, menurut Rodriguez, asteroid itu akan jatuh di lautan dekat Puerto Rico, Amerika Tengah, di antara tanggal 22 dan 28 September tahun ini. Tumbukan asteroid itu dipercaya menyebabkan gempa bumi dan mega tsunami yang menghancurkan Amerika Serikat, Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan.

Rodriguez pun menyarankan Nasa untuk segera memberikan peringatan pada warga terdampak untuk melakukan evakuasi. Terlebih setelah dalam situs heavenvisit.com, dirinya menyatakan akan ada puluhan juta orang orang yang meninggal akibat tubrukan asteroid itu.

Klaim kiamat dari Pendeta Rodriguez pun terus mengemuka dan memicu kecemasan global. Terutama di tahun 2015 ini, banyak forum-forum online bermunculan dan mengklaim hal serupa. Bahkan, beberapa forum mengungkapkan bila pemerintah Amerika sedang bersiap menghadapi bencana asteroid itu dan merahasiakannya dari warganya.

Karena dianggap sudah menimbulkan kecemasan publik, Nasa akhirnya angkat suara dan membantah klaim kiamat 'nabi' Rodriguez itu.

"Nasa tidak mendeteksi adanya asteroid atau komet yang saat ini berada pada jalur tabrakan dengan Bumi. Jadi peluang tabrakan dan kerusakan parah sangat kecil. Bahkan, tidak ada objek luar angkasa besar yang akan menghantam Bumi dalam beberapa ratus tahun mendatang," ujar Nasa, Daily Mail (08/06).

Di sisi lain, bukan tidak mungkin kiamat di Bumi akan terjadi akibat asteroid. Sebab menurut Profesor Brian Cox, pakar antariksa, ada asteroid besar yang bakal menghantam Bumi. Radar Nasa sendiri saat ini juga sudah mendeteksi adanya ancaman tubrukan dari 1.400 asteroid.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP