Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

NASA Peringatkan Manusia Untuk Tak Permainkan Isu Meteor

NASA Peringatkan Manusia Untuk Tak Permainkan Isu Meteor Ilustrasi asteroid yang mengarah ke Bumi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - NASA memperingatkan umat manusia untuk tidak main-main dengan isu meteor.

Pasalnya, ancaman datangnya meteor ke bumi ternyata lebih besar dari perkiraan kita selama ini.

Jim Bridenstine, dalam Planetary Defense Conference menyatakan, selama ini teori-teori sains mengenai adanya kedatangan meteor sering dianggap konyol dan mengundang gelak tawa.

"Kita ingin memastikan kalau orang-orang mengerti, ini bukanlah tentang Hollywood, ini bukanlah tentang film-film yang sering kita lihat. Ini tentang penyelamatan satu-satunya planet yang bisa menyediakan kehidupan bagi kita, dan planet itu adalah bumi," ujarnya seperti dilansir dari Business Insider via Tekno Liputan6.com, Jumat (10/5/2019).

Bridenstine kemudian mengungkit kejadian bulan Februari 2013, di mana sebuah meteor berdiameter 20 meter melaju dengan kecepatan 40 ribu mil per jam, melewati atmosfir bumi dan meledak di Chelyabinsk, Russia.

Meteoritnya, atau bagian-bagian kecil dari meteor besar, jatuh di berbagai daerah dan bola-bola api melaju di langit Russia.

Beriringan dengan jatuhnya meteor, terdapat suara ledakan kencang yang memecahkan jendela dan merusak gedung-gedung, Bridenstine menambahkan.

Ledakan meteor itu disebut-sebut punya kekuatan 30 kali lebih besar dari bom atom di Hiroshima.

Menurut laporan CNN, lebih dari 4 ribu gedung yang kebanyakan blok-blok apartemen rusak dan 200 ribu meter persegi kaca (di jendela, pintu, gedung) hancur lebur.

Bridenstine menyatakan, berdasarkan sistem model NASA diperkirakan kejadian semacam ini akan terjadi 60 tahun sekali.

Sumber: Tekno Liputan6.comReporter: Athika Rahma

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP