Muncul ajakan boikot Google dan Yahoo!
Merdeka.com - Munculnya dugaan bahwa NSA mengambil data langsung dari pusat data Google dan Yahoo! membuat publik marah. Kemarahan ini salah satunya nampak dari persatuan para wartawan di Jerman.
Seperti yang dilansir Reuters (31/10), para wartawan ini mengajak semua orang untuk memboikot dua raksasa besar internet tersebut. Hal ini dikarenakan keduanya telah disusupi oleh program mata-mata yang digerakkan pemerintah Amerika Serikat dan Inggris.
"Federasi Jurnalis Jerman merekomendasikan para wartawan untuk mengindari penggunaan mesin pencari dan layanan email dari Google dan Yahoo! guna riset dan komunikasi digital hingga waktu yang tidak ditentukan," kata perwakilan jurnalis dalam sebuah pernyataan.
Penyebab utamanya memang karena adanya laporan bahwa NSA dan GCHQ telah keluar masuk data center Google dan Yahoo! dengan tujuan untuk mencari data yang diinginkan. Hal ini pun dianggap oleh aliansi wartawan tersebut sebagai skandal.
"Pencarian yang dilakukan jurnalis dan kegiatan mereka dengan narasumber seharusnya dirahasiakan," kata Michael Konken, jurnalis yang mewakili 38 ribu kawannya dalam aliansi tersebut.
Sebelumnya, The Washington Post memang telah melaporkan bahwa NSA diketahui mengambil secara langsung beberapa data komunikasi yang dilakukan lewat Google dan Yahoo!. Hal yang sama diberitakan juga dilakukan oleh GCHQ. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya