MP3 telah mati, kini era musik berformat AAC!
Merdeka.com - MP3 adalah format musik yang populer kita konsumsi. Format musik ini juga sangat revolusioner karena selama bertahun-tahun ini kita sangat terbantu untuk menikmati konten lagu dengan format ini. Tak bisa dipungkiri juga, pembajakan juga makin mudah dengan format MP3.
Namun sepertinya MP3 telah mati. Kini sudah jarang sekali pengguna menyimpan lagu di smartphone mereka. Streaming dan YouTube jadi andalan.
Terlebih lagi dilansir dari Engadget, sebuah institusi asal Jerman yang menciptakan format ini, yakni The Fraunhofer Institute for Integrated Circuits, mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan lisensi untuk paten MP3 tertentu. Dengan kata lain, mereka tak lagi menginginkan MP3 lagi untuk 'hidup.'
Tentu hal ini dikarenakan ada cara baru yang lebih baik untuk menyimpan musik di era sekarang. Mengutop pernyataan dari direktur Fraunhofer Institute, Advanced Audio Coding atau AAC adalah "standar de fakto untuk pengunduhan musik dan video di smartphone."
Alasannya sederhana, AAC jauh lebih efisien dan memiliki fungsi yang lebih baik ketimbang MP3. Streaming TV dan radio internet pun menggunakan format ini untuk memberikan kualitas audio lebih baik dengan 'bit-rate' yang lebih rendah ketimbang MP3.
Selama ini, iTunes mampu memberikan layanan bagi para penikmat musik berformat MP3, di mana ini senada dengan naiknya penjualan MP3 player keluaran Apple, iPod. Meski demikian, format AAC juga diberikan oleh iTunes meski kurang populer.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya