Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Misterius, 'kubah' ini ditemukan di Planet Ceres

Misterius, 'kubah' ini ditemukan di Planet Ceres Kubah Ahuna Mons di Planet Ceres. © theregister.co.uk

Merdeka.com - Baru-baru ini NASA merilis gambar dari sebuah 'kubah' setinggi 5 kilometer di permukaan planet Ceres, salah satu planet kerdil di tata surya kita. Kubah tersebut dihiasi oleh titik-titik bercahaya.

Dilansir dari The Register (7/3), kubah yang diberi nama Ahuna Mons ini, diambil gambarnya oleh Dawn Probe, sebuah satelit yang telah menyelesaikan satu tahun mengorbit mengelilingi Ceres. Ceres sendiri adalah planet kecil yang berada di sabuk asteroid, di antara Mars dan Jupiter.

kubah ahuna mons di planet ceres

Kubah Ahuna Mons di Planet Ceres © theregister.co.uk

NASA pun mendeskripsikan kubah tersebut dengan "kubah yang memiliki tembok mulus dan curam." Berdiameter sepanjang 12 meter, para peneliti masih belum menemukan bagaimana kubah tersebut bisa terbentuk.

"Tidak ada yang berharap ada gunung di Ceres, terlebih lagi yang berbentuk seperti Ahuna Mons," ungkap Chris Russell, investigator utama dari satelit Dawn, yang berasal dari University of California, Los Angeles. "Kami belum mempunyai penjelasan yang memuaskan untuk menggambarkan bagaimana kubah tersebut terbentuk." tambahnya.

Ahuna Mons awalnya terlihat seperti struktur piramida samar ketika Dawn pertama kali menemukannya. Sejak saat itu, satelit tersebut mengamati keberadaan Ahuna Mons dan akhirnya mampu mengambil gambar dari ketinggian 385 kilometer di atas permukaan kubah yang hanya ada satu di seluruh daratan Ceres tersebut.

Tepat di sebelah kubah, terdapat sebuah kawah yang kira-kira mempunyai ukuran yang sama dengan Ahuna Mons. Sebelumnya sebuah kawah bernama Occator crater juga ditemukan di Ceres, dan memiliki diameter yang jauh lebih besar, yakni 92 kilometer.

Data yang lebih masih diperlukan oleh para peneliti untuk menyimpulkan apa yang terjadi di Ceres. Namun para peneliti mengungkapkan bahwa titik-titik yang berada di sekitar dan dalam kawah, disebabkan oleh garam reflektif di dalam daratan Ceres yang lembap, yang dipicu oleh berbagai benda langit yang jatuh di atas permukaannya.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP