Mini, Max, Ultra, apa pengaruhnya?
Merdeka.com - Pengguna mobile saat ini semakin dipusingkan dengan hadirnya banyak sekali perangkat mobile dari berbagai vendor. Uniknya, alih-alih memproduksi perangkat baru, namun vendor lebih mengubah bentuk dan spesifikasinya saja.
Mungkin, dimulai dari Samsung yang merilis seri Galaxy Mini beberapa tahun silam, banyak vendor yang tertarik membuat perangkat sejenis dengan label Mini di belakang nam perangkat aslinya.
Dari situlah permasalahan berasal. Apakah ukuran menjadi hal yang penting?
Beberapa hari dan minggu atau bulan lalu, ada banyak sekali perangkat mobile yang dirilis dengan menggunakan tambahan nama Mini di belakangnya. Dapat diambil contoh saja, Galaxy S III Mini, Galaxy S4 Mini, HTC One Mini, iPad Mini, Droid Mini bahkan ada rumor yang mengatakan bahwa kemungkinan beberapa bulan lagi akan ada suatu perangkat dari Apple yang dinamakan iPhone Mini.
Setelah penggunaan kata Mini marak, kembali publik disuguhkan perangkat-perangkat dengan membubuhkan kata Ultra dan Max di belakangnya. Seperti Xperia Z Ultra atau Droid Ultra serta HTC One Max (rumor) dan Droid Maxx.
Dari penggunaan kata-kata tersebut, memunculkan berbagai pertanyaan seperti apakah vendor mulai kehabisan ide untuk menamai perangkat ataukah hanya sekadar ingin menjual perangkat yang sama namun berbeda varian saja?
Membaca dari opini-opini yang dituliskan di Zdnet (19/07) terkait dengan pembahasan perangkat dengan nama sama namun mendapat imbuhan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semuanya hanyalah strategi pasar.
Dengan menempatkan nama yang sama kemudian menambahkan imbuhan seperti Mini, Ultra atau Max di belakang perangkat baru lain, maka secara otomatis sang vendor masih tetap melindungi produk unggulan utama atau aslinya.
Dapat diambil perumpamaan, apakah banyak orang yang masih akan tertarik dengan Galaxy S4 setelah Galaxy S4 Active yang seandainya namanya bukan itu atau dinamakan (seumpama) Galaxy Taft atau lainnya dirilis hampir bersamaan?
Tentunya dengan tetap menyematkan nama Galaxy S4 di setiap produk yang berbeda, maka nama utama (Galaxy S4) akan tetap berkibar tanpa harus tertindih nama produk baru lainnya.
Selain itu, dengan membawa ragam ukuran dan nama imbuhan lain, konsumen akan mendapatkan lebih banyak pilihan untuk satu perangkat dengan nama sama, contoh HTC One dan HTC One Mini atau Galaxy S4, Galaxy S4 Mini sampai Galaxy S4 Active.
Memang apabila ditarik benang merah, semuanya hanyalah sebatas diksi saja, namun tentunya vendor sudah memikirkan matang-matang kenapa mereka tidak memunculkan nama baru untuk perangkat yang juga baru dan lebih memilih nama sama untuk perangkat yang berbeda ukuran, spesifikasi dan kemampuan. (mdk/das)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya