Microsoft sebut hasil pencarian Google mengganggu
Merdeka.com - Upaya Microsoft untuk menjatuhkan nama Google memang tak ada habisnya. Setelah melakukan kampanye Scroogled, kini mereka menyerang Google lewat Schoogled.
Seperti yang dilansir oleh Computer World (21/8), serangan ini merupakan kritikan Microsoft terhadap mesin pencarian Google. Microsoft mencoba membandingkan mesin pencarinya, Bing for School, yang dirasa lebih baik dari Google.
Disebutkan, hasil pencarian Bing for School lebih mudah dipahami oleh mereka yang menggunakannya. Tidak seperti hasil pencarian Google yang kebanyakan diisi iklan.
[Hanya 13 persen hasil pencarian Google yang sesuai?]
"Ketika seorang siswa menggunakan Google untuk tugas sekolahnya, mereka akan diberikan deretan iklan yang bisa mengganggu mereka dalam belajar," sebut Microsoft dalam situs Scroogled.
Menurut Microsoft sendiri, apa yang dilakukan oleh Google ini yang tak disukai oleh pengguna kebanyakan. Dengan memberikan sebuah polling dari GfK Roper, Microsoft menjelaskan bahwa pencarian tanpa disusupi iklanlah yang dibutuhkan orang kebanyakan.
"79 persen orang tua dari siswa K-12 yang menggunakan mesin pencari setuju kalau iklan tak seharusnya muncul dalam laman mesin pencarian yang digunakan dalam pelajaran," tulis Microsoft.
Selain hal-hal tersebut, mungkin yang merupakan serangan paling telak Microsoft terhadap Google adalah adanya perbandingan hasil pencarian yang mereka tunjukkan. Dalam dua gambar di bawah, Microsoft menjelaskan bahwa hasil pencarian Google kebanyakan diisi iklan, sementara Bing sepenuhnya berisi hasil pencarian yang relevan.

Hasil pencarian dengan Google.com

Hasil pencarian dengan Bing.com
Microsoft dan Google memang tak pernah berhenti berseteru. Selain kampanye gelap ini, keduanya baru saja terlibat cek-cok lantaran aplikasi YouTube di Windows Phone.
Ingin melihat serangan lain Microsoft terhadap Google? Langsung saja kunjungi situs scroogled.com. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya