Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meteor jatuh ke bumi setiap hari

Meteor jatuh ke bumi setiap hari meteor jatuh. shutterstock

Merdeka.com - Sebuah ledakan meteor di Rusia dan melintasnya asteroid 2012 DA14 di bulan ini menghebohkan segenap penjuru dunia. Hal ini dikarenakan kejadiannya yang berurutan seolah ada 'serangan' besar terhadap bumi.

Sebenarnya, ada apa di bulan Februari ini?

Seperti yang dilansir oleh CNN (16/2), para ahli sudah memastikan bahwa kejadian di Rusia dan melintasnya 2012 DA14 tidak memiliki keterkaitan apapun. Hal ini juga didukung oleh badan antariksa Amerika Serikat, NASA, yang menyatakan kejadian ini sebagai kebetulan yang sangat langka.

Menurut pandangan para pakar, meteor sebenarnya memang tersebar sangat banyak sekali di penjuru dunia ini. Mulai dari yang berukuran besar dan mampu membahayakan kehidupan kita hingga yang kecil-kecil dan miliaran jumlahnya.

Meteor-meteor ini sendiri setiap hari menghujani bumi ini. Hanya saja intensitasnya tidak banyak dan besar seperti yang ada di Rusia sehingga seringkali luput dari perhatian kita.

Selain itu, meteor juga sangat jarang terbakar dan meledak di tempat dengan populasi tinggi. Hal ini sangat wajar karena daratan di bumi ini hanyalah sepertiga luas bumi itu sendiri. Jadi, kemungkinan meteor untuk jatuh di tempat berpenduduk pun sangat kecil jumlahnya.

Adapun kejadian di Rusia kemarin sempat menarik perhatian dunia dikarenakan tempatnya yang berdekatan dengan kota besar, Moskow, sehingga ekspos besar-besaran pun dilakukan terhadap kejadian ini. Ditambah lagi, dengan kedatangan 2012 DA14 yang berselisih beberapa hari saja semakin menguatkan kewaspadaan masyarakat.

Namun, NASA (15/2) yang telah melakukan penyelidikan berkata lain. Seperti yang dijelaskan dalam risetnya, bisa dipastikan bahwa rute yang ditempuh meteor dan asteroid 2012 DA14 berbeda jauh. Sehingga, bisa dipastikan bahwa kedua kejadian ini merupakan ketidaksengajaan yang sangat langka.

Satu hal yang patut diingat, meteor memang setiap hari turun ke bumi. Entah hancur di atmosfer atau mampu meledak di bumi seperti yang terjadi di Rusia kemarin, para ahli tetap tidak bisa memprediksikan kedatangannya. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP