Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mesin sensor internet diharapkan sebanding dengan harganya

Mesin sensor internet diharapkan sebanding dengan harganya Ilustrasi pornografi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Peter O'Toole

Merdeka.com - Pemerintah telah menyelesaikan pengadaan tender mesin sensor internet. Tujuan dari adanya mesin sensor internet ini untuk membabat habis konten-konten negatif di dunia maya. Untuk tujuan itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) harus merogoh kocek anggaran hampir Rp 200 miliar.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Jamalul Izza mengatakan, keberadaan mesin sensor memang dibutuhkan oleh pemerintah untuk menanggulangi konten-konten bermuatan negatif. Terlebih dengan anggaran besar yang dikeluarkan untuk membeli sensor internet itu, diharapkan sebanding dengan tujuannya.

“Kalau dari kami berharap, mesin sensor itu bisa melakukan filtering yang diharapkan sesuai dengan aturan yang ada. Terus mengenai seberapa ampuh mesin sensor ini, kembali lagi nanti diujicobanya. Kita berharap bisa berjalan baik,” katanya saat ditemui awak media, Jakarta, Rabu (11/10).

“Soal nilai tendernya, mungkin Kemkominfo sendiri sudah memperhitungkan perangkat dan lain sebagainya sehingga nilainya seperti itu. Makanya dengan pemerintah mengeluarkan dana sebesar itu, kita berharap hasilnya sebanding,” tambah dia.

Seperti diketahui, mesin sensor internet ini berbasis crawling. Sebelumnya juga, Kemkominfo telah merilis sistem ticketing untuk pengaduan konten-konten yang berunsur negatif melalui Trust Positif.

Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA) Kemkominfo, Semuel A. Pangerapan, mesin sensor ini ditargetkan akan mampu menapis seluruh konten-konten negatif dengan lebih cepat. Setidaknya, 50 persen konten negatif yang berseliweran di jagad internet akan bisa ditapis kala mesin dioperasikan.

“Selama ini pelaporan melalui situs Trust Positif diproses secara manual. Sementara, laporan mengenai konten negatif yang masuk itu banyak dan baru sedikit yang telah diproses. Jadi kalau ada mesin itu nanti, bisa lebih cepat dan otomatis karena menggunakan crawling,” ujar Semuel.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP