Menkominfo: Hanya soal waktu, bakal ada operator telko yang tumbang
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan bahwa bisnis telekomunikasi membutuhkan banyak sumber daya untuk bisa bertahan.
Pasalnya, dia sering mengungkapkan jika jumlah operator telekomunikasi saat ini dinilai tidak efektif, karena setiap tahunnya industri telekomunikasi harus mengeluarkan USD 5 miliar untuk keperluan belanja. Oleh sebab itu, kata dia, adanya konsolidasi antar operator telekomunikasi mutlak diperlukan.
"Ini yang menjadi alasan saya mengapa saya dorong adanya konsolidasi," ungkapnya seusai menjadi pembicara di acara Simposium Nasional Cybersecurity 2015 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (04/06).
Bahkan, dia pun tak segan memprediksikan nantinya bakal ada operator telekomunikasi yang akan tumbang.
"Percayalah, nanti juga ada operator yang tumbang. Hanya masalah waktu saja," kata dia.
Menurutnya, operator-operator yang akan tumbang bisa diprediksi dari tiga hal, pertama soal capital intensif, technology intensif, dan regulasi intensif.
"Saya kasih kriterianya, pertama capital intensif. Pengusaha yang mau masuk bisnis telekomunikasi harus punya duit. Gak punya duit, mangkrak dia. Kedua, teknologi. Dia gak punya akses teknologi juga mangkrak. Masalahnya, sebentar aja teknologi perkembangannya cepat. Dan ketiga adalah regulasi," paparnya.
"Nah, dari situ dicek deh operator telekomunikasi mana saja yang punya itu semua. Yang utamanya capital intensif-nya," imbuhnya.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya