Menjajal teknologi VoLTE milik Smartfren
Merdeka.com - Layanan teknologi Voice over LTE (VoLTE) yang dimiliki oleh Smartfren saat ini, nantinya akan mampu bersaing dengan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP) seperti WhatsApp, Skype, dan lain sebagainya. VP Special Project Network Smartfren, Munir SP, memprediksikan hal itu dapat bersaing lantaran era 4G LTE sudah hadir sehingga para pelanggan mampu menikmati video call dengan tarif suara. Tak hanya video call saja, namun mampu menghantarkan suara yang lebih jernih.
"Lalu apa bedanya VoLTE dengan voice biasa? Kalau VoLTE, secara teknis akan tersalur melalui pipa LTE, sedangkan voice itu berbeda, voice, dan datanya terpisah," ujar Munir di depan awak media yang mengikuti drive test jaringan Smartfren dari Garut sampai Tasikmalaya, Kamis (26/2).
Merdeka.com pun sempat mencoba layanan VoLTE dari Smartfren menggunakan smartphone Andromax R2 selama perjalanan dari Garut sampai Tasikmalaya. Hasil dari mencoba layanan baru Smartfren itu, menunjukkan layanan suara yang jernih dan video call yang bagus.
Perjalanan yang dilalui, melewati jalur kedua antara Garut dengan Tasikmalaya yang biasa ramai saat jalur-jalur mudik lebaran. Memang, tidak sepanjang perjalanan itu komunikasi mulus, ada beberapa titik yang sempat turun kualitasnya. Hal itu sebelumnya, juga diakui oleh pihak Smartfren bahwa tidak sepanjang perjalanan akan mulus.
Selain digunakan untuk melakukan uji coba VoLTE, mencoba layanan YouTube pun lancar. Rasanya tak hanya Smartfren saja. Saat menggunakan provider lain yakni Indosat Ooredoo dan XL, menikmati layanan YouTube di tengah perjalanan Garut ke Tasikmalaya pun lancar. Karena saat ini yang baru memiliki teknologi VoLTE hanya Smartfren, maka tentu saja dengan operator lain tidak bisa membandingkan untuk melakukan uji kecanggihan teknologi tersebut.
Biasanya saat melakukan uji jaringan internet sebuah provider telekomunikasi, selalu yang ditonjolkan adalah kecepatan download dan upload yang bisa dicapai. Akan tetapi, hal itu menurut VP Special Project Network Smartfren, Munir SP, sebetulnya tak terlalu dibutuhkan oleh semua para pelanggan. Yang dibutuhkan mayoritas dari pelanggannya adalah kenyamanan saat menggunakan layanan internet.
"Yang dilihat pelanggan itu, lebih ke penggunaan video, lagu, chatting, atau apapun itu yang bersifat sosial. Bagaimana hasilnya? Lancar atau tidak, iya kan? Kalau speed test itu bagi orang yang suka lakukan download. Namun, orang-orang yang suka lakukan download itu kan sepersekian dari total pelanggan operator seperti Smartfren yang memerlukan layanan seperti itu," ujarnya.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya