Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menggabungkan Windows dan Android bukanlah ide cemerlang

Menggabungkan Windows dan Android bukanlah ide cemerlang Lenovo. © Flickriver.com

Merdeka.com - Pada gelaran CES 2014 di Las vegas minggu ini ada inovasi baru yang dilucurkan ASUS dan Intel dengan menggabungkan Android dan Windows dalam satu gadget. Namun hal ini dianggap bukanlah ide cemerlang untuk saat ini.

Seperti dilansir Ubergizmo (9/1), hal ini disampaikan oleh Lenovo, melalui Presiden Lenovo Amerika Utara, Jay Parker, yang menyebutkan jika dirinya tidak begitu yakin jika rencananya Intel terkait gadget dual boot.

"Saya tidak melihat itu (gadget dual boot Android pada Windows) sebagai peluang pasar masal di waktu dekat atau mungkin bahkan jangka panjang," tutur Parker.

Dirinya menyebutkan jika untuk saat ini pengguna gadget masih terbiasa dengan penggunaan satu OS dalam satu perangkat. Lenovo sendiri sebenarnya juga merupakan konsumen dari OS Windows dan Android secara bersamaan. Namun mereka fokus menggarap gadget pendukung masing-masing OS, seperti laptop pengusung OS Windows dan smartphone dan phablet pengusung OS Android. (mdk/dzm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP