Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

MatahariMall gandeng PT Pos Indonesia perkuat logistik

MatahariMall gandeng PT Pos Indonesia perkuat logistik MatahariMall. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Salah satu fitur unggulan dari situs belanja online terkemuka MatahariMall.com (MatahariMall) adalah O2O (Online-to-Offline) yang memungkinkan pelanggan untuk mengambil, mengembalikan, bahkan membayar barang yang sudah dipesan secara online di lokasi offline, lokasi Pickup&PayCOD atau eLocker.

MatahariMall mempertajam sekaligus memperluas jaringan layanan Pickup&PayCOD dan eLocker melalui penandatanganan nota kesepakatan dengan PT Pos Indonesia di Jakarta.

Menurut CEO MatahariMall.com, Hadi Wenas, mengakui jika selama tiga bulan beroperasi ada sekitar 13 ribu transaksi menggunakan metode O2O.

"Angka 13 ribu, hanya untuk transaksi menggunakan metode O2O. Jumlah tersebut kita capai dalam kurun waktu 3 bukan. Penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan wujud keseriusan MatahariMall dalam menyajikan pengalaman berbelanja yang unik, berbeda dengan negara-negara lain, bagi para pelanggan di berbagai daerah di Indonesia," terangnya.

Sementara itu, Emirsyah Satar, Chairman MatahariMall.com, menyatakan bahwa kerjasama ini menjadi terobosan baru agar lebih memanjakan pelanggan yang berbelanja menggunakan metode O2O.

"Dengan kerjasama ini, nantinya akan ada 199 kantor pos yang menjadi lokasi baru untuk Pickup&PayCOD bagi pelanggan. Tidak hanya itu, kami juga menempatkan eLocker dibeberapa kantor pos pilihan yang tersebar di 10 lokasi strategis di area Jabodetabek dan Bandung," terangnya.

Gilarsi WS, Direktur Utama PT Pos Indonesia, menerangkan, kerjasama Ini merupakan langkah yang baik untuk turut menjadi bagian dalam menumbuhkan perekonomian Indonesia. "Semoga kerjasama ini dapat terus dikembangkan guna memberikan manfaat ke lebih banyak masyarakat di berbagai daerah," tutur Dia.

Sebagaimana diketahui, industri e-Commerce di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, dengan nilai transaksi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Transaksi e-Commerce menyentuh angka US$12 miliar pada tahun 2014 dan diproyeksikan meningkat menjadi US$18 miliar pada akhir tahun ini, bahkan mencapai angka US$130 miliar pada tahun 2020.

(mdk/lar)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP