Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mampukah BBM bersaing melawan WhatsApp dkk?

Mampukah BBM bersaing melawan WhatsApp dkk? BBM di iOS dan Android. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Posisi BlackBerry Messenger yang saat ini setingkat OTT (Over The Top) menjadikan aplikasi ini sejajar dengan WhatsApp, Line, WeChat, dan sebagainya. Yang jadi pertanyaan, mampukah BBM bertahan dan bersaing terlebih setelah masuk ke iOS dan Android?

Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu diketahui dulu apa kelebihan dari BBM lintas platform di bandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya. Karena, fitur unggulan inilah nantinya yang akan menjadi penentu aplikasi tersebut akan laris atau tidak.

Secara umum, BBM untuk Android dan iOS memang sangat minim fitur. Bahkan, bisa dibilang fitur BBM untuk iOS dan Android kalah dari BBM yang khusus untuk BlackBerry.

Di BBM iOS dan Android, pengguna hanya diberikan BBM Chat yang dilengkapi sarana berkirim foto, file, dan rekaman suara. Beda jauh dengan BBM untuk perangkat BlackBerry yang bisa video call, BBM Voice dan BBM connected app.

Dengan begitu, BBM for everyone ini tak jauh beda dengan WhatsApp, Line, WeChat, dan sebagainya. Namun, ada beberapa hal yang membuat BBM multiplatform unggul dari aplikasi tersebut.

Yang pertama, BBM untuk iOS dan Android menggunakan sarana PIN untuk menyambungkan pengguna satu dan lainnya. Jadi, privasi pengguna terjamin karena tidak harus menyertakan nomor telepon pribadinya.

Kedua, belum diketahui apakah aplikasi BBM ini berbayar atau tidak. Jika tidak, maka BBM akan selangkah lebih unggul dari WhatsApp yang meminta penggunanya membayar iuran tahunan.

Yang terakhir, BBM sendiri saat ini memiliki pengguna yang sangat banyak, 60 juta. Jumlah ini dipastikan akan menjadi pertimbangan bagi mereka yang ingin menggunakan BBM entah dengan alasan agar terhubung dengan teman atau sekedar latah dengan tren yang ada. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP