Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mampu mengetik 10 jari, belum tentu Anda mengetik dengan cepat

Mampu mengetik 10 jari, belum tentu Anda mengetik dengan cepat Mengetik cepat. © youngupstarts.com

Merdeka.com - Banyak sekali orang yang menempuh kursus hanya untuk bisa mengetik dengan cepat di keyboard komputer. Di kursus, mereka diajarkan untuk mengetik dengan 10 jari, yang dipercaya dapat mempercepat proses mengetik. Namun kunci kecepatan mengetik ternyata bukan di sana.

Dilansir dari Daily Mail (11/2), sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang berpartisipasi dalam kursus mengetik cepat dan mampu mengetik 10 jari, punya kecepatan mengetik yang sama dengan mereka yang otodidak dan hanya memakai 6 jari. Ternyata, jumlah jari yang dipakai bukanlah kunci mengetik cepat, namun posisi yang benarlah yang dapat membuat jadi anda menekan lebih banyak tombol dalam suatu waktu.

Peneliti dari Aalto University di Finlandia, meneliti 30 partisipan yang umur dan kemampuan mengetiknya beragam. Namun mereka memisahkan antara yang pernah mengikuti kursus, dan mereka yang otodidak.

"Kami sangat terkejut dengan para peserta kursus, mereka ternyata mengetik dengan kecepatan dan akurasi yang sama dengan mereka yang otodidak dan hanya menggunakan 6 jari," ungkap Anna Feit, yang merupakan peneliti dan calon doktor di universitas tersebut.

Bagian pertama dari penelitian ini memeriksa bagaimana seseorang mengetik meski mereka tidak pernah belajar di tempat kursus. Sebuah sistem optical motion capture digunakan untuk merekam pergerakan detil dari jari-jari tiap partisipan. Sensor reflektif juga diletakkan di sendi-sendi jari dan merekam posisinya dengan 12 buah kamera infra merah berkecepatan tinggi.

Dari sistem tersebut, hasilnya adalah kedua tipe pengetik, baik otodidak ataupun peserta kursus, mampu mengetik dengan kecepatan 75 kata per menit. Data juga menunjukkan bahwa faktor lain sangat berpengaruh pada kecepatan, seperti posisi tangan atau jumlah huruf yang digunakan di jari yang sama.

Para peneliti juga percayai bahwa sebenarnya kursus itu diperuntukkan bagi mereka yang mengetik di mesin ketik. Dengan berkembangnya teknologi komputer, program lebih banyak dan kegiatan di komputer tak hanya mengetik. Seperti photo editing atau gaming, kegiatan-kegiatan ini tidak terlalu membutuhkan keyboard, justru menggunakan mouse. Maka masyarakat komputer modern akan cenderung menggunakan tangan kiri di satu tempat. Sementara tangan kanan lebih bereksplorasi.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP