Merdeka.com tersedia di Google Play



    Makhluk hidup pertama bukan berasal dari bumi?

    Reporter : Dwi Andi Susanto | Jumat, 30 Maret 2012 10:00


    Makhluk hidup pertama bukan berasal dari bumi?
    Ilustrasi komet menabrak bumi (© Sciencedaily.com)

    Merdeka.com - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari 243rd National Meeting & Exposition of the American Chemical Society (ACS) pada tanggal 27 Maret kemarin mengemukakan suatu fakta yang mengejutkan. Mereka mengungkapkan bahwa, jutaan tahun lalu, bumi telah dibombardir oleh ribuan meteor dan juga komet. Menurut penelitian mereka, seperti yang dikutip oleh Sciencedaily.com, komet yang jatuh ke bumi membawa air sebagai awal muasal munculnya kehidupan di bumi.

    Jennifer G. Blank, Ph.D., ketua penelitian tersebut mengemukakan bahwa komet yang menabrak bumi dengan kecepatan lebih dari 25 ribu kilometer/jam tersebut memecahkan kubah pelindung Amino Acids yang diketahui sebagai awal lahirnya kehidupan. Amino Acids tersebut mengeluarkan protein dan dari protein tersebut melahirkan mikroba yang berevolusi menjadi makhluk hidup sampai sekarang ini.

    Menurut Blank, "Sebelum menabrak bumi, komet sudah memiliki unsur Amino Acids yang akhirnya keluar dari plasentanya dan melahirkan mikroba sebagai titik awal lahirnya kehidupan di bumi". Banyak ilmuwan yang juga mengatakan bahwa komet adalah benda langit yang memiliki kadar gas beku, air, es, debu, dan batu. Para astronom menyebutnya 'bola salju kotor'. Blank juga menuturkan bahwa, jaman dahulu, komet berputar mengelilingi matahari dan beberapa waktu komet-komet tersebut kehilangan titik edar dan meluncur menghujani planet-planet terdekat dengan matahari, termasuk bumi.

    Bukti lain yang memperkuat bahwa jutaan tahun lalu bumi telah dibombardir oleh komet adalah banyaknya ceruk-ceruk di permukaan bulan. Seperti yand diketahui bulan memiliki jarak yang tidak begitu jauh dari bumi, dan tentu saja, apabila bumi terkena hantaman beribu-ribu komet, maka tidak menutup kemungkinan bulan juga terkena imbasnya. Sebelum komet menghajar bumi, planet ini merupakan planet yang memiliki suhu yang amat sangat panas dan sangat mustahil bagi makhluk hidup untuk mendiami tempat panas seperti bumi.

    Blank dan rekannya dari Bay Area Environmental Research Institute NASA/Ames Research Center, Moffett Field, California, meneliti debu komet yang sempat dibawa pulang oleh astronot NASA dari luar angkasa. Dari debu tersebut, Blank berani menyimpulkan bahwa memang benar pada jutaan tahun lalu, kometlah yang membawa kehidupan di bumi. Blank juga mengatakan, "Tidak menutup kemungkinan bahwa bukan hanya komet saja yang membawa asal kehidupan di bumi. Asteroid atau meteor atau juga benda langit lain bisa jadi ikut berperan terhadap lahirnya kehidupan di bumi". Semoga perkataan Blank ini tidak menjadi bumerang seperti hipotesa Darwin, yang mengatakan manusia berasal dari kera.

    [das]

    Komentar Anda


    Smart people share this
    Back to the top

    Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
    Most Viewed Editors' Pick Most Comments

    TRENDING ON MERDEKA.COM

    LATEST UPDATE
  • Seruduk mobil, pengendara Suzuki Satria tewas di Rasuna Said
  • Sastrawan dunia Gabriel Marquez tutup usia
  • 4 Orang ini kritik gaya puisi politik Fadli Zon
  • Jumat Agung di Gereja Immanuel berlangsung khidmat
  • Jadi korban photoshop, hidung Lorde jadi tampak aneh!
  • Politikus PDIP sebut Koalisi Indonesia Raya cuma akal-akalan
  • Sektor ekonomi pengguna utang luar negeri Indonesia Rp 3107 T
  • Syuting Guardian Habiskan 20 Mobil
  • Comeback rilis Uh-ee, Crayon Pop raih antusias tinggi!
  • Jumat Agung, Gereja Immanuel dijaga ratusan personel polisi
  • SHOW MORE