Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Makanan hacker! Ini harga info rekening bank jika dijual di internet

Makanan hacker! Ini harga info rekening bank jika dijual di internet Hacker. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Hampir semua serangan dunia maya bisa dikatakan bertujuan untuk mencuri data pribadi, mulai dari foto sampai informasi akun bank dan sosial media. Nah, laporan terbaru dari Intel Security mengungkap harga dari data yang diperjualbelikan oleh hacker itu.

Data pribadi yang paling banyak dilirik oleh hacker adalah informasi banking dan kartu kredit. Di 'dark web' atau pasar gelap dunia maya,kartu kredit dan debit curian biasanya dijual dengan harga Rp 60-100 ribuan. Angka itu akan berlipat ganda bila data yang dijual milik orang Eropa, harganya bisa menjadi Rp 600-700 ribuan.

Hacker dan calon pembeli lain bakal menawarkan harga yang lebih besar untuk informasi banking, yang meliputi data pengguna, nomor rekening, hingga nomor pin.

Untuk rekening yang memiliki uang simpanan Rp 5-15 juta, biasanya harga yang ditawarkan mulai Rp 250-650 ribu. Jika uang yang tersimpan dalam rekening itu berkisar dari Rp 50-100 juta, harga data banking-nya bisa sampai Rp 5 jutaan.

Menariknya, tidak hanya data bank saja yang dicari hacker, data akun layanan online berbayar pun menjadi buruan. Misalnya, hacker tertarik pada info login layanan streaming video online (Rp 10-20 ribuan), komik online (Rp 10 ribuan), dan TV digital (Rp 50-100 ribuan).

"Seperti semua aksi ilegal, ekosistem cybercrime telah berevolusi dengan cepat untuk memberikan berbagai alat dan layanan kepada perilaku kriminal. Ini adalah bentuk pasar cybercrime yang menjadi pendorong ledakan kasus kejahatan di internet," kata Raj Samani dari Intel Security EMEA, Daily Mail (17/10).

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP