Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahasiswa ITS buat teknologi bisa lacak kendaraan

Mahasiswa ITS buat teknologi bisa lacak kendaraan XL Smart Digitizing. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Berangkat dari ide yang sederhana, agar kendaraan pribadi dapat dimonitor melalui smartphone saat diparkir. Maklum, kasus pencurian kendaraan bermotor memang masih marak terjadi. Tentu saja membuat penggunanya was-was.

Nah, hal itulah yang melatarbelakangi terciptanya solusi digital safety parking dari mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Anak Agung Ngurah Surya Laksmana dan tim. Inovasinya ini memang didesain mampu melacak keberadaan kendaraan itu manakala hilang.

"Jadi nantinya biar sekalian menangkap gembong pencuri sampai akar-akarnya," katanya saat disuruh menjelaskan mengenai inovasi yang dibuatnya itu di depan awak media, Jakarta, Selasa (15/11).

Dikatakannya, inovasinya itu terdiri dari dua alat yakni hardware dan software. Hardware diletakan di kendaraan dan software di smartphonenya. Atas inovasinya itu, solusi yang ciptakan Anak Agung bersama timnya dinobatkan sebagai juara pertama kompetisi Smart Digitizing Your City 2016 yang digelar oleh XL. Atas karyanya itu, XL memberikan uang tunai Rp 30 juta, masuk inkubasi startup XL, dan dijadikan portfolio digital oleh XL.

Chief Corporate Affairs Officer XL, Eka Bramantyo Danuwirana mengatakan, anak-anak muda Indonesia sejatinya memiliki begitu banyak ide dan gagasan dalam mengaplikasikan teknologi digital di kehidupan sehari-hari.

"Saya cukup surprise dengan ide-ide mereka, yang sangat original dan tak terbayangkan sebelumnya. Satu hal yang bisa kita petik, dengan memanfaatkan teknologi digital secara positif, sesuatu problem yang sepertinya tak mungkin diatasi bisa menjadi mungkin,” jelasnya.

Sebelumnya, ada 3 kategori yang dikompetisikan dalam kompetisi ini. Pertama, e-public service atau bagaimana meningkatkan layanan publik dikotanya secara digital. Kedua, e-governance yakni bagaimana birokrasi dilakukan dengan efektif lewat digitalisasi. Ketiga, e-financial atau menggeliatkan sektor finansial dengan inovasi digital. Dari jumlah proposal inovasi yang masuk, sebagian besar atau 70 persen peserta berkompetisi dalam kategori e-public service, 20 persen memilih kategori e-finance, dan 10 persen e-governance.

Selain solusi digital safety parking keluar menjadi juara pertama, UGM ditasbihkan keluar menjadi juara kedua dengan karya solusi digital TransApp dan Juara 3, Poltek Negeri Surabaya dengan karya solusi digital The Surface. Pada kesempatan ini XL juga memberikan penghargaan khusus kepada peserta ITS dengan karya Taponesia. (mdk/idc)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP