Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

LG Indonesia ekspansif pasarkan produk berteknologi Inverter

LG Indonesia ekspansif pasarkan produk berteknologi Inverter Perangkat elektronik berbasi inverter. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Memasuki kuartal II tahun ini, PT LG Electronics Indonesia tancap gas di bisnis perangkat elektronik rumah tangga (home appliance). Pabrikan elektronik asal Korea Selatan ni resmi memasarkan beragam model baru dari produk AC, mesin cuci, lemari es, dan microwave oven berteknologi inverter, di Jakarta, Selasa (11/4).

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Kevin Chou, Head of Air Solution B2C Sales & Marketing LG Headquarter, perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Prof Dr Ir Iwa Garniwa dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Jaeyoung Lee, Presiden Direktur LG Indonesia, menegaskan kehadiran produk baru ini menegaskan fokus perseroan pada tahun ini akan lebih ekspansif memasarkan perangkat elektronik berbasis inverter.

"Dunia sedang bergerak menuju teknologi yang lebih baik dan ramah lingkungan. Sebagai perusahaan yang menjadi bagian dari komunitas Indonesia selama 27 tahun, menjadi kewajiban kami untuk berperan lebih aktif dalam perubahan dengan menyediakan perangkat elektronik berbasis inverter," ujar Lee saat menghadiri acara LG All Inverter Launch 2017 di Jakarta, Selasa.

Pemanfaatan teknologi inverter bukan hal baru bagi LG. Bisa dikatakan LG lah perintis teknologi inverter. Pemanfaatan teknologi inverter di perangkat elektronik rumah tangga memberikan banyak manfaat kepada konsumen. Seperti konsumsi listrik perangkat lebih hemat, durabilitas, dan kenyamanan.

Ini juga sejalan dengan program hemat energi dari pemerintah, yakni Potong 10 Persen. Menggunakan teknologi produk yang hemat energi ramah lingkungan merupakan strategi konservasi energi yang bisa dilakukan oleh konsumen (demand side).

Teknologi inverter di perangkat ini ibarat otak di tubuh manusia, bukan jantung. Sebagai otak, inverter membuat perangkat bekerja lebih optimal, tapi di sisi lain mengonsumsi listrik lebih rendah.

Kata Lee, ini era baru bagi LG dengan memanfaatkan teknologi inverter secara maksimal di model produknya. Sebab inverter mempunyai tiga value, yakni efisiensi konsumsi listrik, durabilitas, dan kenyamanan. Memang ada investasi lebih mahal di awal pembelian, tapi secara jangka panjang teknologi inverter akan membuat perangkat konsumen lebih hemat dan ramah lingkungan.

"Benefit itu semau akan kembali ke konsumen juga," tegasnya.

Kenaikan penjualan

Lee menjelaskan produk-produk baru LG yang menggunakan teknologi inverter yang diluncurkan pada tahun ini bisa meningkakan penjualan LG di segmen high-end product. Dari single digit pada tahun lalu menjadi double dgt pada tahun ini.

Dia optimistis keseluruhan inovasi yang melengkapi teknologi inverter pada berbagai perangkat akan mendapat respons baik di Indonesia.

"Meski pasar produk elektronik di Indonesia secara umum cenderung menurun sejak 2013, pasar high-end product LG tumbuh single digit pada tahun lalu. Dengan produk inverter, kami targetkan di segmen high-end bisa naik pertumbuhanya menjadi double digit," pungkas Lee.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP