Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lenovo segera akuisisi BlackBerry (lagi)?

Lenovo segera akuisisi BlackBerry (lagi)? Ilustrasi Lenovo akuisisi BlackBerry. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Di bulan yang sama di tahun 2013 lalu, ada rumor yang mengatakan bahwa Lenovo sedang dalam proses pendekatan untuk mengakuisisi perusahaan dengan nama besar dari Kanada yaitu BlackBerry.

Sayangnya, ketika rumor tersebut beredar luas, pihak BlackBerry mengatakan bahwa mereka tidak akan menjual perusahaannya karena pemerintah Kanada tidak menyetujui dengan alasan keamanan negara.

Ketika rumor tersebut berangsur hilang dan tak terdengar lagi, ada rumor lain yang tiba-tiba melejit. Sebuah website bernama Benzinga (18/10) mendapatkan informasi bahwa walaupun sudah ada kabar bahwa keinginan Lenovo untuk mengakuisisi BlackBerry gagal di tahun lalu, namun perusahaan yang berpusat di China ini ternyata masih tetap bersikeras untuk mendapatkan BlackBerry.

Hal tersebut dibuktikan dengan pembelian saham-saham BlackBerry oleh Lenovo yang awalnya dijual dengan harga USD 15.00 per saham dan mencapai kesepakatan sekitar USD 18.00 per saham.

Sebelum ini, Lenovo juga berhasil mengambil alih atau mengakuisisi Motorola yang sebelumnya telah dibeli oleh Google. Dan CFO Wong Wai Ming pernah berkata pada bulan Januari 2013 lalu yaitu dengan membeli BlackBerry maka hal tersebut akan dapat menguntungkan kedua belah pihak.

Rumor pembelian BlackBerry oleh Lenovo tersebut semakin menguat tidak hanya karena pembelian saham tersebut saja, namun juga berdasarkan pernyataan pihak Lenovo beberapa hari lalu.

Lenovo secara resmi mengatakan bahwa mereka memiliki rencana besar yang akan diluncurkan pada tanggal 01 April 2015 mendatang yaitu akan beroperasi menggunakan nama dan brand yang berbeda.

Dalam hal ini, baik pihak Lenovo atau juga BlackBerry masih belum memberikan klarifikasi atau konfirmasi resminya. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP