Lenovo: Kami tak ingin terjebak perang spesifikasi
Merdeka.com - Pertarungan smartphone saat ini diprediksikan akan semakin sengit. Banyak brand-brand baru muncul dengan penawaran spesifikasi yang mumpuni. Mencoba memikat hati konsumen agar mau membeli.
Tak hanya brand baru saja yang beradu spesifikasi, melainkan juga merk-merk lama turut meramaikan pertarungan smartphone dari sisi spesifikasinya.
Melihat hal itu, Country Lead Lenovo Mobile Business Group Indonesia, Adrie R. Suhadi, memiliki pandangan lain. Bagi dia, pertarungan dari sisi spesifikasi tak akan ada habisnya. Terlebih dengan banting-bantingan harga.
"Kalau di Indonesia saya lihat arahnya masih lomba spesifikasi. Tapi di Motorola, kita kasih sesuatu yang berbeda. Kita gak ingin terjebak dalam pertarungan ini. Bicara spesifikasi itu gak akan ada selesainya," ungkapnya saat acara Modsventure in A Snap di Lembang, Bandung, (16/3).
Maka dari itu, kata dia, Motorola - brand yang telah diakuisi Lenovo - ingin mempersembahkan produk yang berbeda dari yang lainnya. Seperti Moto Z. Produk keluaran Januari 2017 lalu, memiliki diferensiasi dibandingkan dengan produk-produk yang saat ini ada di pasar Tanah Air.
Sebagaimana diketahui, Moto Z ini memiliki modular yang bisa difungsikan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Ada empat aksesoris yang disediakan yaitu kamera Hasselblad, Insta-Share projector, SoundBoost, dan baterai tambahan.
"Makanya kalau Moto Z ada modular dan mencoba keluar dari standar smartphone dan memberikan sesuatu yang lebih menarik lagi," tutur dia.
Dia mengaku tak akan gentar dengan perbedaan yang ditawarkan Motorola kepada pasar saat ini. Menurutnya semua produk memiliki segmentasi masing-masing.
"Itu dikembalikan ke segmentasinya. Mau ponsel dengan kamera lebih tinggi silakan. Buktinya kita laku-laku aja dan harga kita gak murah-murah banget. Orang masih apresiate motorala barang berbeda bagi orang Indonesia," ungkapnya.
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya