Lawan teroris, tagar #KamiTidakTakut menjamur di medsos
Merdeka.com - Tindakan terorisme yang dilakukan di Jakarta Pusat tepatnya sekitar perempatan Sarinah, membuat semua warga Indonesia bingung dan kaget. Tidak sedikit orang yang menyuarakan kepedulian dan doanya melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, Path, Instagram, dan aplikasi chatting.
Berbagai hashtag atau tagar juga langsung bermunculan di media sosial. Namun, diharapkan warga Indonesia tidak membuat takut sesamanya dan malah menyebarkan berita atau gambar hoax yang belum tentu kebenarannya.
#KamiTidakTakut atau We're not afraid juga mulai menjamur. Semua orang yang menggunakan tagar tersebut memberikan semangat kepada seluruh warga Indonesia agar tidak takut dan kalah dengan teroris. Hingga saat ini, tagar #KamiTidakTakut digunakan oleh lebih dari 9.000 tweet per jamnya.


Tweet warga Indonesia #KamiTidakTakut ©2016 Merdeka.com
Selain tagar tersebut, sebenarnya ada tagar lain seperti #PrayForJakarta, nemun lebih baik tagar tersebut tidak digunakan. Ya sebaiknya, kita hanya memposting atau menggunakan hashtag yang positif saja, misalnya #KamiTidakTakut dan #JakartaBerani.

Tweet warga Indonesia #KamiTidakTakut ©2016 Merdeka.com
(mdk/lar)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya