Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Laris manisnya brand baru smartphone asal Tiongkok

Laris manisnya brand baru smartphone asal Tiongkok Smartphone China terbaik. Engadget.com

Merdeka.com - Saat ini banyak sekali smartphone asal Tiongkok meramaikan bisnis ponsel cerdas di Indonesia. Bahkan, ada beberapa smartphone mereka menjadi primadona di negeri ini.

Sejenak, kita flash back saat awal mereka menancapkan 'bendera' di negeri ini. Tidak sedikit dari masyarakat Indonesia memandang sebelah mata keberadaan brand asal Tiongkok. Gengsi barangkali yang menjadi alasan orang Indonesia saat itu 'mencibir'.

Lain dulu, lain sekarang. 'Cibiran' itu nampaknya mulai dibalas pongah oleh vendor-vendor itu. Alhasil, mindset tentang tak bermutunya produk Tiongkok pelan-pelan mulai menghilang dan mungkin untuk beberapa orang menyanjung produk besutan mereka.

Mengapa? Kita rasanya sudah paham betul mengapa hal ini terjadi. Tepat, harga yang terjangkau dan spesifikasinya semakin membuat orang terpesona. Inilah faktor yang membuat orang kepincut.

Pergeseran pemahaman orang yang lebih mementingkan spesifikasi daripada brand nampaknya kini sudah mulai terlihat. Terbukti, Rudi, salah satu distributor smartphone China yang ditemui Merdeka.com di suatu acara membenarkan hal itu. Rudi bilang, saat ini konsumen sudah cerdas. Mereka sudah enggan memilih smartphone berdasarkan dari brand terkenal.

"Di tempat saya, Pati Jawa Tengah, konsumen sudah cerdas, Mas. Mereka itu yang usia anak SMA sampai kuliah kritis. Tidak peduli brand terkenal daripada yang masih kurang terkenal. Bagi mereka itu spesifikasi bagus dengan harga yang kompetitif di kelasnya. Kalau Samsung itu kan stabil. Ya kan udah lama juga," kata Rudi.

Pengakuan Rudi juga dibenarkan oleh Tengku. Distributor smartphone asal Aceh itu mengakui kejayaan vendor smartphone Tiongkok sudah dimulai. Tak berbeda dengan Rudi, Tengku pun mengatakan bahwa konsumen saat ini semakin cerdas.

"Di tempat saya juga seperti itu. Konsumen sudah mulai kritis," timpal Tengku.

Kendati begitu, mereka tak menampik masih adanya konsumen bermazhab 'branded mindset'. "Kalau konsumen yang seperti itu, ya sudah kita ikutin aja. Ada memang tapi gak banyak," ujar Rudi.

Sebagai distributor, sudah barang tentu Rudi dan Tengku lebih mahfum barang yang seperti apa yang akan di'makan' oleh konsumen. Yang jelas menurut mereka, barang branded tidak terlalu berpengaruh saat ini.

Justru, brand-brand baru lah yang laris manis di pasaran. Misalnya saja, Vivo smartphone yang baru-baru ini merilis produk barunya. Dikatakan Rudi, saat ini Vivo smartphone sedang menjadi primadona di daerahnya. Pasalnya, 17 hari dia bisa menjual habis 300 lebih unit smartphone mengalahkan Oppo.

Namun di sisi lain, ada yang menarik dari pernyataan CEO Huawei Consumer Group, Richard Yu saat beberapa waktu yang lalu berbincang dengan media. Menurutnya, bakal ada merek smartphone-smartphone yang baru tumbang dari pasar.

Akankah itu terjadi? Kita lihat saja. Tapi, yang jelas berdasarkan pendapat dua distributor itu, smartphone baru asal Tiongkok kini sedang laris manis di pasaran.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP