Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lagi, pengadilan Amerika minta Apple retas iPhone

Lagi, pengadilan Amerika minta Apple retas iPhone Ilustrasi peretasan iPhone. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengadilan Amerika sepertinya tidak kenal kata lelah berurusan dengan Apple. Setelah sebelumnya berupaya memaksa Apple membantu FBI meretas iPhone teroris San Benardino, kini lembaga peradilan US Department of Justice (DOJ) meminta Apple meretas dua iPhone baru.

Pertama, DOJ ingin Apple mengakses gambar, SMS, dan data digital lain dari sebuah iPhone yang digunakan tersangka penyelundupan sabu-sabu di New York, Amerika Serikat. Surat permintaan peretasan iPhone ini sudah dikirimkan DOJ ke pengadilan distrik New York.

Selain itu, hari Jumat minggu lalu juga terungkap bila seorang hakim di Boston secara resmi memerintahkan Apple untuk membantu aparat penegak hukum untuk meneliti sebuah iPhone milik seorang anggota geng.

Menanggapi dua permintaan 'peretasan' iPhone itu, pengacara Apple mengatakan sangat kecewa pada pemerintah. Pengacara Apple mengatakan bila permintaan itu bukan sebuah tindakan yang perlu dilakukan untuk memerangi tindak kriminal.

Alasannya, dalam kasus penyelundupan sabu-sabu di New York misalnya, si tersangka sudah mengaku bersalah dan tinggal menunggu hukuman. Namun pengadilan Amerika 'merasa' perlu untuk melihat isi iPhone si tersangka dengan alasan pemberian hukuman yang sesuai.

Apple sendiri mempunyai waktu sampai tanggal 15 April nanti untuk menyampaikan keberatan atas putusan pengadilan Amerika itu.

Sumber: Techworm

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP