Kurang laku, Apple terpaksa turunkan produksi iPhone X
Merdeka.com - Penjualan iPhone X dilaporkan stagnan. Hal ini memaksa Apple akhirnya 'mengiris' produksi perangkat tercanggih Apple tersebut.
Melalui laporan dari Nikkei Asian Review yang dikutip Mashable, Apple awalnya berencana memproduksi 40 juta handset di pabriknya di China, antara Januari hingga Maret 2018. Namun karena turunnya penjualan, Apple memangkas produksi hingga 20 juta perangkat saja.
Hal ini dikarenakan pasar utama Apple yakni Amerika Serikat, Eropa, dan China, kesemuanya tak menunjukkan kenaikan penjualan pasca dijualnya iPhone X di November lalu.
Penyebab utama hal ini terjadi, tentu harganya yang baderol paling murahnya seharga 1000 dollar untuk 64GB. Varian 256GB bahkan dijual hingga 1150 dollar.
Langkah Apple di tahun ini sendiri tidak sama seperti di 2017. Apple dirumorkan akan merilis iPhone X Plus, yang merupakan versi lebih lebar dari iPhone X dengan harga yang diharapkan lebih terjangkau karena kini mengusung panel layar OLED dari LG Electronis.
Selain itu, dirumorkan juga adanya iPhone papan tengah dengan layar LCD dan absennya Face ID, serta penerus iPhone mungil iPhone SE 2. Hal ini akan membuat iPhone X akan tetap superior jadi smartphone terbaik Apple meski berumur setahun.
Bisakah iPhone X bertahan? Kita tunggu saja.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya