Komputer terpinggirkan, anak-anak pilih smartphone untuk main game
Merdeka.com - Saat kita masih kecil, permainan canggih yang kita mainkan sepertinya masih terbatas pada Game Boy atau yang sering disebut 'gembot' di Indonesia. Walaupun sangat sederhana, permainan tersebut sangat populer dan diinginkan oleh banyak anak kecil.
Namun, setelah berkembangnya zaman, saat ini anak-anak cenderung berpikir bahwa smartphone lebih menarik untuk dimainkan. Selain untuk komunikasi, smartphone terkini bisa digunakan untuk bermain game dengan animasi paling canggih sekalipun.
Hal tersebut juga didukung oleh sebuah laporan NPD yang menemukan bahwa dalam survei berjudul 'Anak-anak dan Gaming 2015', sebagian besar anak-anak memilih perangkat mobile untuk bermain game.
Survei menemukan bahwa 63 persen anak mengatakan bahwa mereka bermain game di smartphone mereka. Kemudian 45 persen anak-anak lebih memilih menggunakan komputer dan 60 persen memilih bermain game konsol, seperti Play Station.
Hal ini berbeda dibandingkan tahun 2013, bahwa anak-anak lebih dominan bermain game di PC dan konsol game. Anak-anak yang lebih memilih bermain game di PC mengalami penurunan drastis dari 67 persen di tahun 2013 menjadi 45 persen saja di tahun 2015.
Penurunan tajam tersebut menunjukkan bahwa penggunaan game telah berubah. Para pengembang game harus mendekati anak berusia 2 hingga 17 tahun dengan cara membuat game di berbagai platform.
"Di masa lalu, komputer dianggap entry point untuk game bagi kebanyakan anak, tetapi permainan telah berubah sekarang, mobile telah berpindah ke posisi teratas, Ini mungkin terkait perubahan perilaku orang tua yang cenderung memanfaatkan perangkat mobile untuk tugas yang disediakan di komputer," ujar Liam Callahan, analisa NPD Group.
(mdk/lar)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya