Keuangan mulai loyo, bos LeEco minta maaf
Merdeka.com - Agresivitas LeEco nampaknya akan segera dikendurkan. Pasca melakukan ekspansi ke pasar Amerika Serikat, keuangan LeEco dikabarkan berdarah-darah. Dilaporkan oleh The Verge, Senin (07/11), akibat keuangan yang semakin menipis Co-Founder LeEco, Jia Yueting menyatakan bakal memangkas gaji tahunannya sendiri sebesar 1 Yuan.
Kabar yang tak mengenakan itu terungkap dari emailnya kepada seluruh karyawan. Atas kejadian itu, dia pun meminta maaf kepada para karyawannya melalui email jika pihaknya terus melakukan aksi korporasi tapi kurang memperhatikan segi struktural perusahaan yang masih ketinggalan.
"Kami mulai melihat tanda-tanda penyakit perusahaan besar, seperti kinerja individu rendah dan redudansi organisasi,” tulisnya dalam sebuah email.
Dikatakannya, selain memotong gajinya sendiri, YT Jia – panggilan akrabnya – akan terus berusaha menjaga kestabilan keuangan perusahaan dengan merencanakan untuk memotong pengeluaran perusahaan.
Bagi sebagian orang, nama LeEco memang tak sesanter para pendahulunya di jagad dunia teknologi. Namun jangan salah sangka, perusahaan yang populer di China ini berdiri sejak tahun 2004. Saat itu bernama LeTV dan LeTV ini merupakan layanan streaming film. Namun gara-gara ambisi yang besar agar layanannya bisa dijangkau lebih luas lagi, maka mulailah mereka memproduksi televisi.
Perangkat televisi itu disematkan pula aplikasi LeTV. Lagi-lagi karena ambisi yang besar, pada tahun 2015 LeEco memutuskan untuk memproduksi smartphone. Asal tahu saja, ponsel buatan LeEco ini dikenal luas harga miring spesifikasi mentereng. Dan tahun 2016, LeEco masuk ke mobil listrik. Sebelumnya LeEco juga mengakuisisi produsen TV asal AS bernama Vizio senilai USD 2 miliar. (mdk/idc)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya