Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketika kadar cinta diukur dari SMS berbayar

Ketika kadar cinta diukur dari SMS berbayar Cinta diukur dari sms berbayar. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kaitan antara cinta dan teknologi saat ini diketahui memang semakin erat.

Banyak orang yang dapat merasakan jatuh cinta satu dengan yang lainnya melalui perantara teknologi baik berupa sms, telepon, aplikasi chatting, jejaring sosial, dan lain-lain.

Bahkan, trend yang sempat booming beberapa tahun terakhir adalah adalah layanan pengukur kadar cinta melalui SMS berbayar.

Layanan seperti ini sempat ramai riwa-riwi di layar kaca Indonesia dengan menjanjikan laporan kadar cinta pasangan si pengirim sms dengan hanya melihat dari kecocokan nama pasangan tersebut.

Selain itu, saat ini juga masih banyak aplikasi yang diklaim dapat mengetahui kadar cinta seorang pasangan baik yang beredar untuk perangkat PC maupun di webstore OS smartphone seperti Google Play Store.

Mengikuti trend tersebut memang tidak salah, namun meskipun saat ini teknologi sudah berkembang begitu pesatnya, akan tetapi kecanggihan teknologi tersebut setidaknya hanya berfungsi sebagai perantara perasaan saja.

Teknologi tidak akan mungkin dapat akurat 100 persen dalam mengukur kadar cinta seseorang. Bahkan Albert Einstein selaku maestro Fisika menyatakan "Gaya gravitasi tidak memegang peranan bagi orang-orang yang sedang jatuh cinta. Bagaimana mungkin Anda dapat menjelaskan dalam ilmu kimia dan fisika tentang fenomena biologis yang penting, seperti cinta pertama?"

Dalam pernyataan tersebut, dia menjelaskan jika cinta merupakan sesuatu yang terlalu rumit untuk dijelaskan dengan teori atau ilmu eksak.

Jadi, di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, sebaiknya Anda dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak baik ketika berurusan dengan cinta. Bagaimana menurut Anda?

(mdk/dzm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP