Kena Ransomware, Seorang Programmer Tuntaskan Balas Dendam Kepada Pelaku
Merdeka.com - Seorang programer komputer menjadi target ransomware. Sayangnya, dia terkena serangan siber di bidang yang ia kuasai sendiri.
Akhirnya, seperti korban kebanyakan, sang programmer yang bernama Tobias Fromel ini terpaksa harus menebus data-data penting miliknya yang disandera oleh hacker tersebut.
Akan tetapi tanpa sepengetahuan oleh pelaku, Tobias yang miliki pengalaman melakukan peretasan, memutuskan untuk membalas dendam dengan meretas balik server mereka.
Dikutip dari laman Ubergizmo via Tekno Liputan6.com, Tobias berhasil masuk dan mengontrol server milik para hacker.
Meski tidak berhasil men-takedown server pelaku, ia berhasil mendapatkan 3.000 kunci dekripsi untuk Muhstik Ransomware yang kemudian dilepas secara gratis di Pastebin.
Informasi, pastebin atau situs penyimpanan teks yang seringkali digunakan programer untuk menyimpan source code atau konfigurasi program, dan bersifat open source.
Apa Itu Ransomware?
Informasi, ransomware adalah aksi peretasan dimana hacker mengenkripsi atau menyandera file komputer korbannya.
Untuk mendapatkan kembali file mereka, korban dipaksa untuk membayar tebusan kepada peretas untuk mendapatkan kunci dekripsi.
Adapun aksi peretasan yang paling umum dan banyak dilakukan adalah Muhstik Ransomware.
Saat menyandera file korbannya, hacker biasanya meminta pembayaran dalam Bitcoin, bernilai sekitar Rp 10 jutaan jika ingin file mereka kembali.
Sumber: Tekno Liputan6.comReporter: Yuslianson
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya