Kembangkan 'sayap' chip, Qualcomm lirik pasar drone
Merdeka.com - Sebagian besar produk teknologi Qualcomm banyak ditemukan pada smartphone dan tablet. Namun, semakin canggihnya teknologi, banyak yang membuat prosesor mereka sendiri dan tidak lagi menggunakan teknologi Qualcomm. Hal itu membuat pasar Qualcomm semakin kecil dari hari ke hari.
Seperti dilansir dari Uber Gizmo, Qualcomm sepertinya sedang melirik perangkat teknologi lain yang kini sedang berkembang. Baru-baru ini mereka menyatakan minatnya untuk memasok pembuatan drone dengan chip mereka. Drone sendiri adalah mesin terbang tanpa awak yang bisa dikendalikan.
Hal ini bukan berarti Qualcomm akan membuat drone sendiri, namun chip mereka dirasa mampu menangani berbagai fungsi drone. Raj Talluri, Senior VP Qualcomm, percaya bahwa chipset single Snapdragon 800 mampu menangani fungsi drone seperti fotografi, navigasi, dan komunikasi.
Raj Talluri juga mengatakan bahwa dengan menyederhanakan dan mengurangi jumlah chip yang diperlukan, bisa mengurangi biaya drone itu sendiri. Hal ini bisa menjadi sistem yang lebih efisien dari pada drone yang banyak dipasarkan sekarang.
Tetapi, sampai saat ini, belum jelas perusahaan drone mana yang akan mengambil tawaran dari Qualcomm ini. Qualcomm sendiri akan memberikan pengumuman resminya yang direncanakan bulan depan.
(mdk/lar)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya