Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Karena kabut terlalu pekat, China munculkan 'matahari' sendiri

Karena kabut terlalu pekat, China munculkan 'matahari' sendiri LED raksasa di China © Dailymail.co.uk

Merdeka.com - Parahnya polusi udara di China (mungkin) tidak dapat ditandingi oleh negara-negara di dunia ini. Bahkan untuk melihat matahari saja, para penduduk di sana sangat kesulitan.

Polusi udara di Beijing China tergolong sangat parah karena pemandangan di sekitar seperti layaknya sedang turun kabut nan pekat. Apabila kabut yang turun mungkin masih dikatakan wajar, namun pekatnya pemandangan sekitar yang disebabkan oleh asap di China ini menjadikan sinar matahari pun tidak dapat menyentuh permukaan tanah.

Dikutip dari Daily Mail (17/01), untuk itu, pemerintah China mengupayakan satu cara agar masyarakatnya tetap dapat melihat matahari terbit sampai dengan tenggelam dengan menggunakan teknologi.

Teknologi yang dimaksud adalah penggunaan layar LED raksasa yang menampilkan matahari virtual. Layar LED ini dipasang di lapangan Tiananmen Square dan dapat terlihat walaupun dari kejauhan. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP